RM.id Rakyat Merdeka - PBB dan otoritas kesehatan Palestina mulai menyuntikkan vaksin polio kepada 640 ribu anak di Jalur Gaza, Minggu (1/9/2024).
Melansir Reuters, kampanye vaksinasi polio itu dimulai di wilayah tengah Gaza, dan akan berlanjut ke daerah lain dalam beberapa hari mendatang.
Untuk melancarkan program vaksinasi ini, Israel dan Hamas dilaporkan setuju untuk sementara menghentikan perang yang telah berlangsung 11 bulan.
Perang akan berhenti setidaknya selama delapan jam, dalam tiga hari berturut-turut.
Baca juga : Banyak Pemain Muda, Hansi Flick Pede Barca Juara
Terkait situasi ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, jeda pertempuran perlu diperpanjang hingga empat hari.
Putaran pertama vaksinasi, diperkirakan memakan waktu kurang dari dua minggu.
Bulan lalu, WHO mengkonfirmasi kasus lumpuh sebagian yang dialami seorang bayi akibat virus polio tipe 2. Ini adalah kasus pertama polio di wilayah tersebut, dalam 25 tahun terakhir.
Paling Rumit
Direktur Komunikasi Badan Pengungsi Palestina PBB (UNRWA) Juliette Touma mengatakan, program vaksinasi polio di Gaza merupakan salah satu kampanye imunisasi paling rumit di dunia.
Baca juga : Bahlil Siapkan Posisi Terhormat Untuk Airlangga
"Hari ini adalah waktu ujian bagi pihak-pihak yang terlibat konflik, untuk menghormati jeda pertempuran. Agar tim UNRWA dan pekerja medis lainnya dapat memberikan anak-anak Gaza dua tetes vaksinasi polio yang sangat berharga. Ini adalah perlombaan melawan waktu," kata Touma.
Pejabat WHO mengatakan, 90 persen anak-anak di wilayah konflik tersebut perlu mendapat dua kali vaksinasi, dengan jeda empat minggu.
Namun, pelaksanaannya tidak mudah, mengingat sebagian besar wilayah Gaza telah hancur oleh perang.
"Anak-anak terus terpapar, tidak mengenal perbatasan, pos pemeriksaan atau garis pertempuran. Setiap anak di Gaza dan Israel harus divaksinasi, untuk menekan risiko penyebaran penyakit ganas ini," papar Touma.
Baca juga : Unusia Tawarkan Beasiswa Untuk Anak-anak Di Gaza
Pasukan Israel terus memerangi militan Hamas di beberapa daerah di seluruh kantong Palestina. Beberapa rumah di Rafah, dekat perbatasan dengan Mesir, diledakkan. Sementara tank terus beroperasi di pinggiran utara Kota Gaza Zeitoun.
Minggu (1/9/2024), Israel menemukan mayat enam sandera dari sebuah terowongan di Gaza selatan.
Perang yang telah berlangsung selama 11 bulan ini, dipicu oleh serangan militan Hamas ke Israel selatan pada 7 Oktober 2023. Menurut versi Israel, serangan tersebut menewaskan 1.200 orang dan menyandera lebih dari 250 orang.
Sementara berdasarkan hitungan Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, sedikitnya 40.691 warga Palestina telah tewas dan 94.060 terluka di Gaza.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.