Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Peringati Setahun Serangan Israel Ke Palestina
Demo Stop Perang Di Gaza Dan Lebanon Guncang Dunia
Selasa, 8 Oktober 2024 06:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Peringatan satu tahun perang di Palestina, diwarnai dengan aksi ribuan pengunjuk rasa turun ke jalan di berbagai kota di seluruh dunia pada Minggu (6/10/2024) dan Senin (7/10/2024). Mereka mendesak gencatan senjata di Gaza, Palestina dan Lebanon.
Di Washington DC, Amerika Serikat (AS), lebih dari seribu pengunjuk rasa berdemonstrasi di luar Gedung Putih, menuntut AS berhenti memasok senjata dan bantuan kepada Israel.
Bahkan, seorang pria berusaha membakar diri. Dilansir AFP, beruntung polisi berhasil memadamkan api yang telah membakar lengan kirinya.
Ribuan pendukung pro Palestina juga berkumpul di berbagai kota di Eropa, Afrika dan Australia, menuntut diakhirinya konflik yang telah menewaskan hampir 42.000 orang di Gaza.
Baca juga : Bersama KPK, Pemda Pede Tutup Tambang Emas Ilegal
Aksi menyalakan lilin juga dilakukan Senin (7/10/2024) atas serangan Hamas (faksi Palestina yang berkuasa di Gaza) ke Israel.
Dilansir AFP, berdasarkan data Israel, serangan Hamas mengakibatkan kematian 1.205 orang, sebagian besar warga sipil, menurut penghitungan AFP berdasarkan angka-angka resmi Israel.
Adanya polarisasi internasional atas berbagai peristiwa di Timur Tengah, demonstrasi untuk mendukung Israel dan Palestina tak dapat dielakkan berlangsung di sejumlah kota.
Sekitar 40 ribu demonstran pro Palestina berbaris dan melakukan long march di pusat Kota London, Inggris, Minggu (6/10/2024). Massa menentang demonstran mengibarkan bendera Israel saat para pengunjuk rasa pro Palestina melintas. Polisi melaporkan, ada 15 penangkapan tanpa menjelaskan kubu mana yang diamankan.
Baca juga : Tantang Edward Datang Ke Rumah
Warga Bernama Zackerea Bakir (28) mengaku, telah menghadiri puluhan unjuk rasa di seluruh Inggris. “Jumlah peserta terus bertambah karena semua orang menginginkan perubahan,” katanya.
“Keadaan terus memburuk dan semakin memburuk. Namun sepertinya tidak ada yang berubah,” kata Bakir, yang ikut serta dalam aksi tersebut bersama ibu dan saudara laki-lakinya.
Hal serupa juga terjadi di Paris, Prancis; Roma, Italia; Manila, Filipina; Cape Town, Afrika Selatan; dan New York, Amerika Serikat.
Sementara di Berlin, Jerman, sekitar 1.000 demonstran dengan bendera Palestina meneriakkan “Satu Tahun Genosida.”
Baca juga : Keppres Pemindahan Ibu Kota Negara, Jokowi Serahkan Ke Prabowo
Sebuah protes pro Palestina di Roma, Italia, yang diikuti ribuan orang berubah menjadi kekerasan. Ketika puluhan demonstran muda melemparkan botol dan petasan ke arah polisi, yang dibalas dengan gas air mata dan meriam air. Satu polisi terluka dan dua demonstran ditahan dalam insiden ini.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya