RM.id Rakyat Merdeka - Israel akhirnya melancarkan serangan balasan ke Iran, Sabtu (26/10/2024) pagi. Beberapa ledakan dilaporkan terdengar di Ibu Kota Iran, Teheran.
Dalam pernyataannya pada Sabtu (27/10/2024), Juru Bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan, militer negaranya telah melakukan serangan yang tepat pada target militer di Iran.
Baca juga : Demo Stop Perang Di Gaza Dan Lebanon Guncang Dunia
Hagari bilang, serangan tersebut adalah bentuk tanggapan terhadap Iran, yang telah menyerang Israel tanpa henti sejak 7 Oktober di tujuh front. Termasuk, serangan langsung dari tanah Iran.
Sekadar latar, pada 1 Oktober 2024, Iran meluncurkan sekitar 200 rudal ke Israel, sebagai balasan atas pembunuhan Komandan Hizbullah Hassan Nasrallah, yang tewas dalam serangan udara Israel di Ibu Kota Lebanon pada 27 September 2024. Serta respons atas kematian mantan Kepala Politik Hamas, Ismail Haniyeh, yang tewas di Teheran pada 31 Juli 2024.
Baca juga : Dharma Pongrekun: Kami Tak Lakukan Mobilisasi Massa
Namun, sebagian besar rudal Iran berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara Israel. Tidak dilaporkan adanya kerusakan besar atau korban jiwa akibat serangan rudal İran ke Israel.
"Seperti setiap negara berdaulat lainnya di dunia, Israel hak dan kewajiban untuk merespons," kata Hagari, seperti dilansir CNN International, Sabtu (27/10/2024).
Baca juga : Pesawat Trigana Tergelincir Di Bandara Kamanap Serui Papua, Tak Ada Korban Jiwa
IDF mengingatkan, pihaknya memobilisasi penuh kemampuan pertahanan dan ofensifnya dalam serangan ke Iran.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.