BREAKING NEWS
 

Hari Sumpah Pemuda, DWP Beijing Kenalkan Batik Ke Istri Dubes Dan Diplomat ASEAN

Reporter & Editor :
M ADE AL KAUTSAR
Selasa, 29 Oktober 2024 09:36 WIB
Ketua DWP KBRI Beijing, Sih Elsiwi Handayani Oratmangun saat mengenalkan batik kepada istri Dubes dan Diplomar ASEAN di Beijing, Senin (28/10). Foto: KBRI Beijing

RM.id  Rakyat Merdeka - Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing menggelar acara yang menarik yang bertajuk, 'A Journey into Indonesia's Batik Philosophy.'

Kegiatan ini diadakan di Wisma Duta Besar dan dihadiri oleh anggota ASEAN Ladies Circle (ALC) yang terdiri dari istri-istri Dubes serta diplomat dari negara-negara ASEAN, juga tamu undangan dari berbagai kedutaan besar lainnya. 

Ketua DWP KBRI Beijing, Sih Elsiwi Handayani Oratmangun mengatakan, acara ini bertujuan untuk memperkenalkan Batik Indonesia. Sosok yang karip disapa Wiwik ini mengingatkan bahwa batik adalah warisan budaya dunia yang diakui UNESCO sejak 2 Oktober 2009. 

"Batik bukan sekadar kain, melainkan sebuah karya seni yang merefleksikan sejarah, nilai-nilai, dan filosofi bangsa Indonesia," kata Wiwik, dalam keterangan resmi yang diterima RM.ID, Selasa (29/10).

Baca juga : Habib Aboe : Sumpah Pemuda Modal Dasar Di Era Global

Di acara tersebut, para tamu diajak memahami filosofi di balik berbagai motif batik. Motif Kawung misalnya yang melambangkan kesucian hingga motif Mega Mendung yang mengajarkan ketenangan.

Adsense

Sebuah video mengenai proses pembuatan batik tulis juga ditayangkan, untuk memberikan wawasan tentang teknik tradisional menggunakan alat seperti canting. 

Acara semakin meriah dengan pagelaran busana Batik oleh anggota Beijing Indonesia Group (BIG). Berbagai motif, termasuk motif Buketan yang melambangkan cinta ditampilkan.

Baca juga : Rayakan Sumpah Pemuda, Pj Gubernur Jabar: Momentum Wujudkan Target Pembangunan

Selain itu, anak-anak Indonesia di Beijing ikut berpartisipasi, menampilkan permainan angklung dan tarian Poco-Poco, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat. 

Ia melanjutkan, acara ALC ini merupakan platform untuk memperkuat hubungan antarnegara ASEAN melalui pertukaran budaya. Tamu undangan, sebutnya dapat merasakan langsung keindahan budaya Indonesia, sekaligus berbagi budaya mereka masing-masing. 

Kegiatan ditutup dengan jamuan makanan khas Indonesia, termasuk lumpia, dadar gulung, dan laksa Medan, yang memanjakan lidah para pengunjung. 

KBRI Beijing dan DWP berkomitmen untuk terus mempromosikan budaya Indonesia. Wiwik berharap acara serupa dapat meningkatkan pemahaman dan engagement publik Tiongkok terhadap nilai-nilai budaya Indonesia. 

Anak-anak Indonesia di Beijing ikut berpartisipasi, menampilkan permainan angklung dan tarian Poco-Poco. Foto: KBRI Beijing

Baca juga : Peringati Sumpa Pemuda, Menko Pratikno: Kita Harus Bangun Energi Kolektif

Usai acara, para pengunjung menerima goodie bags berisi produk Indonesia yang populer di pasar Tiongkok, termasuk Santan Kara dan Mie Aceh, serta bingkisan khusus berupa kain Batik, sebagai kenang-kenangan menarik lainnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense