RM.id Rakyat Merdeka - Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan tugas khusus kepada Elon Musk di pemerintahan. Orang terkaya di dunia itu akan berperan dalam menciptakan pemerintahan yang lebih efisien.
Elon Musk adalah pendukung utama Trump. Selama pencalonan Trump, Musk menghabiskan lebih dari 100 juta dolar AS atau sekitar Rp 1,56 triliun untuk membantu capres Partai Republik itu menang. Dia juga meng-endorse pencalonan Trump di X, platform yang dimilikinya.
Meski kemenangannya belum resmi diumumkan, Trump telah merancang departemen baru bernama Department of Government Efficiency (DOGE) atau Departemen Efisiensi Pemerintah.
“Musk bersama mantan kandidat presiden dari Partai Republik Vivek Ramaswamy akan membantu pemerintahan saya untuk membongkar birokrasi Pemerintah, memangkas regulasi berlebihan, memangkas pengeluaran yang boros dan merestrukturisasi Badan Federal,” kata Trump dalam sebuah pernyataan yang dilansir dari Channel News.
Baca juga : Negara Rugi Rp 300 T, Auditor Ungkap 3 Sektor
Musk mengatakan, ini akan mengirimkan gelombang kejut ke seluruh sistem. “Siapa pun yang terlibat dalam pemborosan pemerintah yang jumlahnya banyak sekali!” kata Musk.
Selain Elon Musk, Trump juga menominasikan pembawa acara Fox News Pete Hegseth sebagai Menteri Pertahanan. Trump memuji Hegseth yang merupakan veteran Garda Nasional Angkatan Darat. Dia pernah bertugas di Afghanistan, Irak dan Teluk Guantanamo, Kuba.
“Pete tangguh, cerdas dan benar-benar percaya pada prinsip America First,” kata Presiden ke-45 AS dan Presiden ke-47 terpilih itu.
Menurut Trump, dengan Pete sebagai pemimpin, musuh-musuh Amerika akan waspada.
Baca juga : Mahalini, Dianggap Nikah Siri
“Militer AS akan lebih hebat lagi, dan Amerika tidak akan pernah mundur,” imbuhnya.
Trump juga telah menunjuk Duta Besar Amerika Serikat yang baru untuk Israel, Mike Huckabee.
“Mike telah menjadi pelayan masyarakat, Gubernur, dan pemuka agama yang hebat selama bertahun-tahun. Dia mencintai Israel dan rakyatnya. Dan rakyat Israel pun mencintainya,” kata Trump dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari Al Arabiya.
Trump yang secara meyakinkan mengalahkan Wakil Presiden Kamala Harris dalam Pemilihan Presiden 5 November lalu, kembali ke Washington pada Rabu (13/11/2024), dan bertemu dengan Presiden Joe Biden di Ruang Oval, Gedung Putih.
Baca juga : Promo Program Penghijauan di COP 29, Hashim Sukses Gaet Bos Amazon
Trump diperkirakan akan mengunjungi Capitol AS. Pasalnya, Partai Republik telah memenangkan mayoritas tipis di Senat dan siap mempertahankan kendali Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). DAY
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Kamis, 14 November 2024 dengan judul "Ditunjuk Trump Pimpin DOGE Dan Pangkas Birokrasi, Musk Janji Bikin Kejutan"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.