Dark/Light Mode

Tangani Dampak Erupsi Lewotobi

Pemerintah Pastikan Bantu Korban Bencana

Rabu, 13 November 2024 07:35 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) berbincang dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (kanan), Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait (kiri) dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (belakang kanan) usai mengikuti rapat penanggulangan bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kantor BNPB, Jakarta, Selasa (12/11/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Fauzan/Spt)
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) berbincang dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (kanan), Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait (kiri) dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (belakang kanan) usai mengikuti rapat penanggulangan bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kantor BNPB, Jakarta, Selasa (12/11/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Fauzan/Spt)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menekankan kepada jajaran menteri dan kepala badan tancap gas dan memastikan bantuan Pemerintah dirasakan oleh masyarakat terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal itu disampaikan Gibran saat memimpin rapat terkait penanganan bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Selasa (12/11/2024).

“Kita ingin Pemerintah hadir saat-saat darurat seperti ini,” te­gas Gibran.

Dalam arahannya, eks Wali Kota Solo ini mengatakan, pentingnya perencanaan yang matang untuk jangka pendek, menengah dan panjang.

Ini mencakup kesiapan logis­tik, penanganan masalah kesehatan akibat erupsi, perhatian khusus untuk balita, ibu hamil, lansia, serta antisipasi banjir lahar.

Gibran juga menegaskan perlunya kesamaan data antarpemangku kepentingan agar penanganan bencana lebih tepat sasaran.

Baca juga : Dukung Pemerintah, NasDem: Ayo Segera Wujudkan Asta Cita

“Untuk selanjutnya, hasil rapat akan kita laporkan ke Pak Prabowo,” ungkapnya.

Dia mengaku akan segera meninjau kondisi warga yang mengungsi akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Dia diren­canakan berangkat pada Kamis (14/11/2024).

Kepala BNPB Suharyanto mengungkapkan, tercatat ada 11.553 orang yang telah mengungsi akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki. Pengungsi itu tersebar di delapan titik pengungsian.

Dia merinci, enam titik pengungsian berada di Kabupaten Flores Timur, sementara dua titik pengungsian lainnya terle­tak di Kabupaten Sikka. Menu­rutnya, dua tempat pengungsian di Sikka bakal dipindah ke Flores Timur.

“Kenapa dipindahkan? Karena abu mengarahkannya ke barat dan barat daya sehingga tem­pat pengungsian di Kabupaten Sikka ini terdampak abu,” ucap Suharyanto.

Dia memastikan, tidak ada keluhan dari pengungsi terkait pelayanan dasar makan, minum dan air bersih.

Baca juga : BRIN Cari Solusi Stop Perundungan

Namun, sarana MCK (Mandi, Cuci, Kakus) terus dilengkapi karena pengungsi menyampai­kan kekurangan pada MCK.

Selain itu, kata Suharyanto, Pemerintah Daerah meminta penambahan jalur pelayaran laut. Hal ini akan dikoordina­sikan dengan Kementerian Per­hubungan. TNI Angkatan Laut (AL) juga membantu dan akan menggeser KRI Ahmad Yani.

“Dengan langkah ini, mudah-mudahan dalam masa tanggap darurat semua kebutuhan pengungsi betul-betul bisa kita penuhi,” harapnya.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf memastikan ban­tuan yang layak untuk pengungsi erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki cukup hingga sepekan ke depan.

“Jika masih kurang, maka bantuan juga segera kami kirim ke lokasi,” kata Gus Ipul-sapaan akrab Saifullah Yusuf.

Kementerian Sosial (Kemen­sos) telah menyalurkan bantuan tahap dua. Bantuannya meliputi 566 paket makanan anak, 7 unit foodware, 43 unit peralatan da­pur keluarga, 117 paket sandang anak, 114 paket sandang dewasa, 217 paket family kit dan 74 paket kidsware.

Baca juga : KPU DKI Sosialisasi Pemilihan Di 100 Titik

Ada juga bantuan 40 lembar kasur, 924 lembar selimut, 1 lembar matras, 4 unit tenda ser­baguna, 39 unit tenda keluarga, 241 lembar tenda gulung, 3 unit genset, dan 3 unit toilet portabel. Total nilai bantuan logistik tahap dua yang disalurkan tersebut sebesar Rp 887 juta.

Selain bantuan logistik, Kemensos juga memberikan bantuan berupa 2.500 paket sem­bako dan 21 ribu kilogram beras yang pendistribusiannya bekerja sama dengan Divisi Regional Perum Bulog di Larantuka.

Kemensos juga memasti­kan kesediaan bantuan lainnya seperti lampu, air dan sanitasi di tiga titik pengungsian tercukupi.

Selain itu, Kemensos juga telah membangun dua tenda sekolah darurat untuk memenuhi kebutuhan anak-anak dalam mengakses pendidikan di situasi darurat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.