RM.id Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia Kamala Shirin Lakhdir mengikuti rangkaian kunjungan Presiden Prabowo Subianto di kampung halamannya, belum lama ini. Dubes Lakhdir baru saja tiba di Jakarta.
Dubes Lakhdir bercerita soal kunjungan Prabowo ke AS kepada jurnalis di Kantor Kedutaan Besar AS, Jakarta, Rabu (20/11/2024). Dubes yang pernah bertugas di Malaysia itu berujar, Prabowo bertemu dengan Presiden AS Joe Biden di Gedung Putih, 12 November 2024.
Hadir dalam pertemuan ini, Menteri Luar Negeri (Menlu) Anthony Blinken dan Menteri Pertahanan, Lloyd Austin.
Baca juga : Dubes Belanda Untuk Indonesia Marc Gerritsen Ikut Bersihkan Sampah Di Jakarta
“Kunjungan ini menggarisbawahi hubungan diplomatik kedua negara yang kuat selama 75 tahun dan kemitraan yang langgeng yang dibangun atas nilai-nilai bersama, prioritas bersama untuk kemakmuran dan pembangunan negara dan masyarakat. Serta, komitmen bersama untuk Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka berdasarkan hukum internasional,” terang Dubes perempuan itu.
Dubes Lakhdir menegaskan komitmen AS untuk melanjutkan kerja sama dengan Indonesia. Negeri Paman Sam telah meningkatkan hubungan bilateral dengan Indonesia menjadi kemitraan strategis yang komprehensif pada 2023. Lewat kemitraan ini, kedua negara dapat mendorong peluang kerja sama baru yang lebih banyak.
Apalagi Presiden Biden telah meyakinkan presiden AS terpilih Donald Trump bahwa pemerintahan saat ini akan bekerja untuk memastikan transisi yang damai dan tertib. Oleh sebab itu, kemitraan AS dan Indonesia harus terus tumbuh dan semakin kuat. Prabowo juga berjanji, untuk terus memperdalam hubungan kedua negara lewat kemitraan strategis tersebut.
Baca juga : Dihadiri Jubir Anies, Bang Japar Indonesia Deklarasi Dukung Mas Pram-Bang Doel
“Selama pertemuan mereka di Washington, Presiden Biden dan Prabowo membahas cara-cara untuk memajukan kolaborasi kita. Termasuk melalui hubungan ekonomi yang lebih erat, peningkatan kerja sama keamanan, dan kerja sama dalam isu-isu regional dan global,” bebernya.
Tak hanya itu, kedua pemimpin menggarisbawahi pentingnya untuk terus memajukan Indo-Pasifik yang terbuka, transparan, dan inklusif, dengan ASEAN, sebagai pusat visi ini. Selain itu, Presiden Biden juga memberikan dukungan kuat terhadap upaya Indonesia untuk segera bergabung dengan Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD). Bergabungnya Indonesia ke OECD diyakini dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Presiden Biden juga membahas kerja sama kesehatan dan pembangunan infrastruktur dengan Presiden Prabowo. Kedua pemimpin juga membahas tentang kerja sama dalam penanggulangan bencana.
Baca juga : Dubes Belarus Untuk Indonesia Raman Ramanouski Promosi Makanan Sehat Untuk Anak Muda
“Kami berharap dapat menutup perayaan ulang tahun ke-75 kita selama setahun dengan sebuah pesta. Jadi, nantikan informasi lebih lanjut. Pesta tersebut akan melibatkan kue cokelat,” tuturnya.
Seiring dengan perayaan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-AS, Dubes Lakhdir mengungkapkan rencana untuk meluncurkan sejumlah inisiatif baru. Yakni, pembukaan American Corner di Makassar pada Januari atau Februari 2025. Ini akan menjadi American Corner ke-12 di Indonesia. Inisiatif lainnya adalah pembukaan dua pusat Education USA baru.
Selain itu, Wakil Menteri Perdagangan AS untuk Perdagangan Internasional, Marissa Lago, sedang melakukan kunjungan ke Indonesia. Dia memimpin misi dagang yang melibatkan 12 perusahaan teknologi inovatif AS.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.