BREAKING NEWS
 

Proses Peralihan Kekuasaan Di Suriah

PM Israel Klaim Dataran Golan, Saudi Cs Protes

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Rabu, 11 Desember 2024 06:20 WIB
Tentara Israel berkumpul di dekat garis gencatan senjata antara Suriah dan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel, Senin (9/12/2024). Foto: AP/MATIAS DELACROIX

RM.id  Rakyat Merdeka - Di tengah proses peralihan kekuasaan di Suriah, Israel mengklaim kepemilikan atas Dataran Tinggi Golan.

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu berkoar-koar bahwa Dataran Tinggi Go­lan yang diduduki Israel hampir 60 tahun akan menjadi milik Israel selamanya.

Pada konferensi pers di Yeru­salem, Netanyahu berterima kasih kepada Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump karena mengakui aneksasi Israel 1981 atas wilayah tersebut selama masa jabatan pertamanya.

“Golan akan menjadi bagian dari Israel untuk selamanya,” ujar Netanyahu dikutip Associ­ated Press, Senin (9/12/2024).

Baca juga : Lima Smelter Dituntut Bayar Kerugian Negara Rp 152,3 T

Netanyahu mengatakan, ken­dali Israel atas dataran tinggi tersebut memastikan keamanan dan kedaulatan Negeri Yahudi.

Selama akhir pekan, dia memerintahkan pasukan untuk bergerak ke zona penyangga yang diawasi PBB di sebelah timur Golan yang dianeksasi Israel. Hal itu dilakukan setelah kubu oposisi menggulingkan Presiden Suriah Bashar Al Assad.

Klaim Israel atas Golan dipro­tes negara-negara Arab. Qatar, Irak dan Arab Saudi mengecam perampasan tanah Suriah oleh Israel. Selain itu, pasukan Israel juga masih melancarkan serangan udara ke berbagai wilayah Suriah.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Qatar menegaskan, serangan Israel tersebut sebagai perkembangan berbahaya dan pelanggaran terhadap ke­daulatan dan persatuan Suriah.

Baca juga : Maria Theodore, Ogah Memaafkan Perselingkuhan

“Kebijakan memaksakan fait accompli yang dilakukan penjajah Israel, termasuk upayanya menduduki wilayah Suriah, akan membawa kawasan tersebut dalam kekerasan dan ketegangan lebih lanjut,” bunyi pernyataan Kemlu Qatar dikutip Al Jazeera, Selasa (10/12/2024).

Arab Saudi juga mengecam Israel dengan menyebutnya se­bagai pelanggaran berkelanjutan terhadap hukum internasional. Negara Teluk ini juga menyebut Israel berupaya merusak peluang Suriah memulihkan keamanan, stabilitas dan integritas teritorial.

Kemlu Arab Saudi menga­jak masyarakat internasional mengecam tindakan Israel terse­but seraya menegaskan Dataran Tinggi Golan adalah wilayah Suriah yang dicaplok Zionis.

Transisi Pasca Assad

Kelompok oposisi di Suriah, Hayat Tahrir al-Sham atau HTS, membahas proses peralihan kekuasaan usai jatuhnya Presiden Suriah Bashar al-Assad. Pemimpin HTS Abu Moham­med al-Julani sudah bertemu dengan PM Suriah Mohammed al-Jalali, Senin (9/12/2024).

Adsense

Baca juga : Berantas Korupsi Tiru Cara Finlandia

Julani didampingi Moham­med Bashir yang memimpin Pemerintahan Penyelamatan Suriah HTS di Idlib, Suriah barat laut. Nama Bashir digadang-gadang sebagai kandidat PM usai rezim Assad.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense