BREAKING NEWS
 

Dubes Jepang Masaki Yasushi Beri Kuliah Umum Di Universitas Syiah Kuala Aceh

Reporter & Editor :
MELLANI EKA MAHAYANA
Selasa, 31 Desember 2024 05:30 WIB
Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masaki Yasushi (kanan) mampir ke kantin Jepang di USK, Banda Aceh, Aceh, Jumat (27/12/2024). (Foto Instagram @jpnambsindonesia)

RM.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia Masaki Yasushi berkunjung ke Kampus Universitas Syiah Kuala di Banda Aceh, Aceh, Jumat (27/12/2024). Kunjungan ini bagian dari kegiatan Dubes Masaki memperingati 20 tahun tsunami pada 26 Desember 2024.

Dubes Masaki juga memberikan kuliah umum bertema Kerja Sama Jepang-Indonesia di aula AAC Dayan Dawood, kampus Universitas Syiah Kuala. Dalam kesempatan tersebut, dia menyampaikan betapa eratnya hubungan Jepang dan Indonesia, khususnya Aceh. Apalagi usai tragedi tsunami.

“Aceh dan Jepang memiliki ikatan emosional yang sangat kuat,” ujarnya dikutip rilis resmi Universitas Syiah Kuala, Sabtu (28/12/2024).

Baca juga : Kesan Hansamu Yama Merumput Lagi Usai 9 Bulan Absen

Dubes Masaki juga berbagi pengalaman pribadinya. Sejak kedatangannya di Aceh, dia merasakan kedalaman perasaan bersama masyarakat yang turut berduka dan bangkit pasca bencana.

Selain itu, dia juga menyoroti kerja sama yang telah terjalin lama antara kedua negara, salah satunya melalui pengetahuan mitigasi bencana.

Adsense

Dubes yang resmi bertugas pada Februari 2024 ini mengapresiasi peran Universitas Syiah Kuala, khususnya melalui Pusat Pengurangan Risiko Bencana/Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC), yang menjadi pusat studi penting dalam hal mitigasi bencana tsunami.

Baca juga : Dubes Jepang Untuk Indonesia Masaki Yasushi Beri Penghargaan Kepada Dua Profesor IPB

“Sepuluh tahun lalu, Jepang juga mengalami gempa dan tsunami yang menghancurkan. Saya berharap, generasi muda di Aceh, terutama mahasiswa, terus mendapatkan pendidikan dan pemahaman lebih dalam mengenai mitigasi bencana,” tutur Dubes Masaki.

Melalui kuliah umum ini, Dubes Masaki mengajak mahasiswa dan masyarakat Aceh memperkuat kerja sama. Tidak hanya dalam bidang penanggulangan bencana, tetapi juga dalam meningkatkan kesadaran global tentang pentingnya persiapan menghadapi bencana.

Saat berada di Universitas Syiah Kuala, Dubes Masaki berkeliling area kampus. Dikutip dari akun Instagram @jpnambsindonesia, Sabtu (28/12/2024), Dubes Masaki memposting kunjungannya ke sebuah kantin Jepang. Kantin itu dikelola warga Jepang.

Baca juga : Anies Baswedan Bicara Demokrasi Dan Pendidikan Di Universitas Paramadina

“Di kampus Universitas Syiah Kuala, saya menemukan sebuah kantin yang dikelola Ibu Ishii, selama 13 tahun!” tulisnya.

Di kantin tersebut disediakan aneka kudapan khas Negeri Sakura seperti takoyaki, ramen dan kari Jepang.

“Kantin ini cukup menye­nangkan. Saya bisa merasakan cita rasa seperti di Jepang,” pujinya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense