RM.id Rakyat Merdeka - Kapal Angkatan Laut Kerajaan Inggris His Majesty’s Ship (HMS) Spey, akan mengunjungi Jakarta, pada 15 hingga 21 Januari 2025. Kapal jenis Offshore Patrol Vesssel (OPV) atau Patroli Lepas Pantai itu akan berlabuh di Tanjung Priok selama tiga hari.
Kunjungan ini untuk memperkuat hubungan AL Inggris dengan TNI AL dalam kerja sama militer serta melakukan kegiatan pertukaran budaya dengan para mitra di Indonesia. Komandan HMS Spey Paul Caddy mengatakan sangat senang dapat mengunjungi Jakarta.
"Kunjungan ini tidak hanya menjadi kesempatan bagi kami untuk terus membangun kemitraan dengan mitra-mitra kami di Indonesia, tetapi juga menegaskan komitmen berkelanjutan Inggris untuk menjaga stabilitas dan keamanan di kawasan Indo-Pasifik,” jelasnya dalam keterangan Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, Selasa (14/1/2025).
Baca juga : Satgas Nataru Pertamina Sukses Jaga Pasokan Energi Nasional
HMS Spey beroperasi di wilayah Indo-Pasifik secara permanen bersama dengan saudaranya, Kapal HMS TAMAR. Melalui kerja sama dengan mitra dan negara-negara sahabat, HMS Spey membantu mengatasi tantangan keamanan melakukan patroli keamanan untuk menangani peredaran narkoba, penyelundupan, terorisme, dan kegiatan ilegal lainnya.
Kehadiran mereka juga untuk membantu negara-negara sahabat dalam usaha mengurangi dampak buruk perubahan iklim. Pasalnya HMS Spey disebut kapal paling ramah lingkungan di AL Inggris berkat konverter katalitik yang dipasang pada corong pembuangan untuk mengurangi emisi karbondioksida (CO2).
Baru-baru ini, HMS Spey melakukan survei lingkungan dan hidrografi serta pengambilan sampel air guna membantu studi terhadap perubahan iklim.
Baca juga : Royal Pegasus Makin Disegani Gardu Domino Lain di Jakarta
HMS Spey juga berupaya membantu membangun dan meningkatkan hubungan Inggris dengan mitra lama maupun baru. Termasuk partisipasi HMS Spey dalam latihan bilateral dan multinasional, seperti latihan La Perouse, serta mengunjungi pelabuhan di seluruh wilayah.
Bicara persenjataan, kapal perang OPV River Class ini mengandalkan kanon DS30B kaliber 30 mm yang disematkan pada anjungan, kemudian ada dua dudukan senapan mesin berat kaliber 12,7 mm dan 2 dudukan senapan mesin sedang.
Walau persenjataannya terbatas, OPV ini punya deck helipad yang cukup besar, yaitu mampu didarati helikopter angkut sedang sekelas Merlin atau Wildcat.
Baca juga : Pelindo Sosialisasikan Sekolah Ramah Lingkungan Lewat Program Adiwiyata
Menurut AL Inggris HMS Spey dan HMS Tamar meninggalkan Pangkalan Angkatan Laut Portsmouth, utara Inggris, 7 September 2021 menuju kawasan Indo-Pasifik untuk memperkuat kehadiran Inggris di wilayah tersebut. Masa tugas kedua kapal itu akan berlangsung selama lima tahun.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.