BREAKING NEWS
 

Tunggu Hamas Serahkan Daftar Nama Sandera, Militer Israel Tetap Tongkrongi Gaza

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Minggu, 19 Januari 2025 15:35 WIB
Juru Bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Daniel Hagari (Foto: Net)

RM.id  Rakyat Merdeka - Juru Bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Daniel Hagari memastikan, pihaknya akan tetap beroperasi di Jalur Gaza. Sampai Hamas memberikan nama-nama sandera yang akan dibebaskan.

"Pagi ini, Hamas belum memenuhi komitmen terhadap perjanjian," kata Hagari seperti dikutip CNN International, Minggu (19/1/2025).

"IDF terus menyerang di Jalur Gaza selama Hamas tidak menjunjung tinggi komitmennya terhadap perjanjian tersebut," imbuhnya,

Baca juga : Tuduh Hamas Peras Konsesi Menit Terakhir, Israel Tunda Voting Gencatan Senjata

Pernyataan ini disampaikan Hagari, tepat ketika gencatan senjata di Gaza ditetapkan untuk dimulai pada pukul 8:30 pagi waktu setempat.

Kamp Jabalya 

Adsense

Menjelang awal yang diharapkan dari kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas, beberapa warga Palestina dilaporkan telah kembali ke kamp Jabalya.

Rekaman video yang diperoleh CNN International memperlihatkan arus orang yang stabil berjalan di sepanjang jalan, yang dilapisi oleh puing-puing bangunan yang hancur. Tampak pula sepeda melewati kerumunan. Sebuah mobil putih membunyikan klakson dan melaju melewati pejalan kaki.

Baca juga : Kemenkop Serahkan Daftar Koperasi Yang Jalankan Sektor Jasa Keuangan Pada OJK

Jabalya, kamp pengungsi berpenduduk padat, adalah salah satu tempat pertama yang ditargetkan di awal kampanye militer Israel sebagai tanggapan atas serangan Hamas dan sekutunya pada 7 Oktober 2023.

Sebagian besar kamp telah direduksi menjadi puing-puing. Banyak penduduk telah melarikan diri atau dipaksa mengungsi, setelah serangan balasan Israel.

Sementara rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan, warga Palestina telah kembali ke kota utara Beit Lahia dan Beit Hanoun.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense