RM.id Rakyat Merdeka - Indonesia ingin lebih dekat dengan Rwanda. Hubungan kedua negara sudah terjalin sejak 1964. Untuk mewujudkan itu, dilantik Athanase Rutabingwa sebagai Konsul Kehormatan Republik Indonesia (Konhor RI) untuk Rwanda di Kigali.
Pengangkatan Rutabingwa dilakukan Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Tanzania merangkap Rwanda, Burundi dan Komunitas Afrika Timur (EAC) Tri Yogo Jatmiko, Rabu (29/1/2025).
“Kehadiran Konsul Kehormatan RI di Kigali diharapkan dapat memperluas kerja sama perdagangan, investasi dan pariwisata. Serta memperkuat hubungan sosial dan budaya antara kedua negara,” harap Dubes Tri dalam keterangannya, Senin (3/2/2025).
Indonesia dan Rwanda memiliki potensi kerja sama yang besar di berbagai sektor strategis, termasuk energi, gas, kesehatan dan pertambangan.
Kehadiran Konsul Kehormatan RI di Kigali diharapkan dapat menjadi jembatan untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara pelaku usaha, Pemerintah dan masyarakat kedua negara.
Dubes Tri mengatakan, penunjukkan Konsul Kehormatan RI merupakan langkah strategis untuk memperkuat kerja sama konkret antara Indonesia dan Rwanda. Selain itu, memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) di Rwanda.
Rutabingwa diangkat sebagai Konsul Kehormatan RI berdasarkan Keputusan Presiden RI tertanggal 5 November 2024.
Dia merupakan seorang pengusaha dan pengacara terkemuka. Rutabingwa memiliki jaringan luas dengan Pemerintah serta komunitas bisnis di Rwanda. Khususnya di bidang investasi, perdagangan dan keuangan.
Baca juga : Bedah Karma Indonesia: Solusi Holistik Kesehatan Mental Dan Spiritual Indonesia
Pelantikannya ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan. Upacara dilanjutkan dengan penyerahan Keputusan Presiden (Keppres), Surat Tauliah, Kartu Identitas serta perlengkapan resmi Konsul Kehormatan RI.
Rutabingwa merasa terhormat atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah Indonesia. Dia berkomitmen memperkuat hubungan antara kedua negara dan memfasilitasi berbagai inisiatif kerja sama.
“Saya berkomitmen untuk mendorong peningkatan perdagangan dan investasi, memfasilitasi perjalanan bisnis dan perizinan. Serta memastikan perlindungan bagi WNI yang berdomisili di Rwanda,” katanya.
Pelantikan Konsul Kehormatan RI di Kigali turut dihadiri pejabat setempat dan perwakilan Konsul Kehormatan negara sahabat. Hadir pula alumni Universitas Indonesia asal Rwanda, serta WNI yang berdomisili di Rwanda.
Baca juga : Dubes Amerika Serikat Kamala Shirin Lakhdhir Lantik 20 Relawan Peace Corps Baru
Hubungan diplomatik Indonesia dan Rwanda semakin lengket dengan adanya pembukaan Kedutaan Besar Rwanda di Jakarta pada Juni 2024.
Selain itu, Presiden Rwanda Paul Kagame hadir langsung dalam Indonesia-Africa Forum II dan High-Level Forum on Multi-Stakeholders Partnerships di Bali pada September 2024. Kehadiran Presiden Kagame semakin menegaskan eratnya hubungan kedua negara.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.