BREAKING NEWS
 

Komitmen Investasi Jangkar Australia 8 Juta Dolar AS Melalui Kemitraan Kinetik

Reporter & Editor :
MELLANI EKA MAHAYANA
Senin, 10 Februari 2025 22:31 WIB
Kuasa Usaha Kedutaan Besar Australia Gita Kamath mengatakan, komitmen investasi Pemerintah Australia akan memungkinkan AC Ventures untuk mengidentifikasi, berinvestasi dan mendukung bisnis yang berada di garis depan transisi energi. (Foto Australian Embassy Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dana investasi berdampak (impact investment) unggulan Australia, Australian Development Investments (ADI), Senin (10/2/2024) mengumumkan komitmen investasi sebesar 8 juta dolar AS untuk Dana Iklim dan Keberlanjutan milik perusahaan modal ventura Indonesia, AC Ventures.

Investasi tersebut akan ditanamkan di berbagai sektor seperti energi terbarukan, mobilitas kendaraan listrik, efisiensi energi, pengelolaan limbah dan ekonomi sirkular, serta pertanian cerdas-iklim dengan tujuan mencapai pengurangan emisi CO2 sebesar 10 megaton.

Ini adalah investasi ADI pertama melalui Kinetik (Kemitraan Iklim, Energi Terbarukan, dan Infrastruktur Australia-Indonesia).

Baca juga : NasDem Start Dari Rumah

“Komitmen investasi Pemerintah Australia akan memungkinkan AC Ventures untuk mengidentifikasi, berinvestasi dan mendukung bisnis yang berada di garis depan transisi energi,” kata Kuasa Usaha Kedutaan Besar Australia Gita Kamath.

Adsense

“Australia berkomitmen untuk berinvestasi melalui dana yang memberikan keuntungan finansial dan dampak iklim, gender, dan pembangunan yang terukur di Indonesia," imbuhnya.

Managing Partner di AC Ventures Heken Wong mengatakan, kemitraan ini merupakan bukti dari semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya investasi yang berfokus pada iklim.

Baca juga : Menkomdigi Apresiasi Peran Media dalam Menjaga Kredibilitas Informasi

"Bersama-sama, kita dapat mendorong perubahan yang berarti dan berkontribusi pada masa depan yang lebih berkelanjutan,” kata Wong.

Pengumuman ini bertepatan dengan kunjungan delegasi investor Australia ke Indonesia. Yang mencakup investor jangka panjang Macquarie Group, ANZ Bank, dan Aspen Medical, ditambah beberapa investor di bidang perawatan kesehatan, logistik, infrastruktur, energi, pertambangan, dan sumber daya.

“Kami ingin melihat investor Australia memahami dan memanfaatkan berbagai peluang yang ada di Indonesia dan terdapat pintu masuk ke pasar yang beragam, termasuk dana ventura yang berfokus pada dampak seperti AC Ventures,” kata Jennifer Westacott, Australia’s Business Champion for Indonesia.

Baca juga : PGE dan Pertagas Sinergi Kembangkan Energi Bersih Melalui Kajian Green Hydrogen

Perusahaan-perusahaan Australia telah berinvestasi lebih dari 4,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp 70,3 triliun di Indonesia selama satu dekade terakhir. Dan kini berinvestasi lebih dari 500 juta dolar AS atau sekitar Rp 8,2 triliun per tahun.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense