Sebelumnya
Maniza Zaman mengatakan, setiap anak memiliki hak untuk berkembang. Anak berhak mendapat akses terhadap layanan berkualitas. Sebab itu, makanan bergizi dan lingkungan belajar yang baik menjadi aspek penting. Pasalnya, dua hal itu faktor pendukung agar anak tumbuh sehat dan sukses di masa depan.
“Bermitra dengan Jepang adalah kebanggaan bagi UNICEF untuk mendukung Pemerintah Indonesia meningkatkan pelayanan pendidikan dan gizi bagi anak-anak di Papua,” katanya.
Maniza Zaman juga mengapresiasi Pemerintah Indonesia yang berkomitmen atas kesejahteraan anak-anak. Dia memandang positif program pemenuhan gizi anak-anak sebagai prioritas utama pembangunan nasional.
Nurjaeni menyambut baik bantuan hibah dari Jepang dan kerja sama dengan UNICEF tersebut. Program MBG difokuskan untuk golongan masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Daerah di Papua menjadi salah satu prioritas Pemerintah Indonesia.
Kendati begitu, dia mengakui, memang ada penolakan MBG di Papua yang berpangkal dari tuntutan untuk penyediaan pendidikan gratis. Dari 20 dapur sentral program MBG yang ada di Papua, lima dapur terpaksa menangguhkan kegiatannya karena penolakan program tersebut.
Meski demikian, Nurjaeni memastikan dapur sentral yang masih aktif tetap menunjang pelaksanaan MBG di lokasi tempat program tersebut berjalan seperti biasa. Menurut Nurjaeni, dengan bantuan hibah tersebut, pihaknya akan mengedukasi masyarakat setempat tentang pentingnya MBG.
Baca juga : Program MBG Digodok Gerindra 18 Tahun Silam
BGN akan berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah dan tokoh masyarakat setempat untuk mensosialisasikan program ini. Tak lupa, pendidikan gratis di Papua juga akan menjadi fokus Pemerintah.
“Seperti yang sudah disampaikan Presiden dalam berbagai kesempatan, program ini untuk kewajiban. Ini untuk mereka yang membutuhkan. Jadi bagi yang menolak, tidak ada paksaan,” terang Nurjaeni.
Selain itu, Jepang juga telah melaksanakan proyek pengembangan pelabuhan perikanan, fasilitas pembekuan, dan pasar ikan di enam pulau terpencil melalui bantuan hibah Japan International Cooperation Agency (JICA). Proyek ini berkontribusi pada kenaikan hasil tangkapan ikan di pelabuhan perikanan Biak yang telah selesai dibangun pada Oktober 2021.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.