RM.id Rakyat Merdeka - Beberapa negara mengerahkan tim penyelamat ke Myanmar di tengah melonjaknya jumlah korban tewas akibat gempa berkekuatan magnitudo 7,7, Jumat (28/3/2024), sementara banyak yang masih dinyatakan hilang.
Kepala Junta Militer Min Aung Hlaing meminta bantuan internasional yang bisa dibilang langka. Ini menunjukkan betapa parahnya bencana tersebut. Selama bencana alam besar sebelumnya, mereka sering menolak tawaran bantuan internasional.
Tim penyamat dari China adalah kelompok penyelamat internasional pertama yang mencapai kota terbesar Myanmar, Yangon, pada Sabtu pagi, dilansir televisi CCTV.
Baca juga : Korban Tewas Gempa Myanmar Kini Tembus 694, Korban Luka 1.670 Orang
Beijing juga akan memberikan bantuan kemanusiaan senilai 100 juta yuan (Rp 228 miliar) kepada Myanmar. Bantuan ini menyusul pembicaraan langsung Presiden China Xi Jinping melalui telepon dengan Min Aung Hlaing.
China adalah sekutu terpenting Junta Myanmar, serta menjadi salah satu mitra dagang terbesarnya, yang menginvestasikan miliaran dolar dalam pengembangan pertambangan, minyak, dan gas alam di negara yang kaya sumber daya tersebut.
Rusia segera mengikuti jejak China dalam mengerahkan tim spesialisnya sendiri, termasuk tim anjing pelancak K9, ahli anestesi, dan psikolog.
Baca juga : Ganjil Genap Hari Ini Ditiadakan Di Jakarta Hingga Senin 7 April 2025
Negara tetangga India juga telah mengirim tim penyelamat dan medis, bersama dengan bantuan kemanusiaan yang mendesak.
Palang Merah Singapura (SRC) berkomitmen memberikan sumbangan awal senilai 150 ribu dolar Singapura atau Rp 1,85 miliar untuk mendukung upaya tanggap darurat gempa dahsyat di Myanmar dan Thailand.
Hong Kong dan Malaysia juga berjanji untuk mengirim tim penyelamat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.