BREAKING NEWS
 

Rencana Serangan Ke Kelompok Houthi, Disebar Ke Group WA Keluarga

Bocorin Info Rahasia, Menhan AS Diselidiki

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Selasa, 22 April 2025 04:05 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) dan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth. (Foto Instagram @petehegseth)

 Sebelumnya 
Kasper adalah sosok yang banyak membantu memimpin penyelidikan kebocoran informasi rahasia yang berujung pada pemecatan rekan-rekannya. Belum diketahui, apakah Kasper turut terlibat dalam pelanggaran itu.

“Kami sangat kecewa dengan perlakuan di Departemen Pertahanan. Pejabat Pentagon yang tidak disebutkan namanya telah memfitnah kami dengan serangan tak berdasar. Kami tidak diberi tahu apa yang sebenarnya diselidiki, apakah memang ada penyelidikan atau apakah ada penyelidikan tentang ‘kebocoran’ sejak awal,” tulis Caldwell di media sosial X.

Baca juga : Lansia Jangan Takut Divaksin Ya, Warga Bogor Usia 104 Tahun Sehat-sehat Saja Pasca Disuntik

Kebocoran obrolan Signal yang kedua ini sebelumnya tidak dilaporkan. Ini perkembangan terbaru dalam penyelidikan tentang kebocoran informasi di lingkup Dephan.

Mantan Juru Bicara Pentagon John Ullyot juga mengumumkan pengunduran diri pada pekan ini.

Baca juga : PM Selandia Baru Marah, Memilih Terjunkan Militer

Selama 100 hari Pemerintahan Donald Trump, Pentagon sudah didera banyak pemecatan perwira militer senior. Termasuk Kepala Staf Gabungan Jenderal CQ Brown, Kepala Operasi Angkatan Laut Lisa Franchetti, Direktur Badan Keamanan Nasional dan Komando Siber AS Jenderal Tim Haugh dan Laksamana Madya Shoshana Chatfield, perwakilan militer AS untuk Komite Militer Pakta Pertahanan Atlantik Utara.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense