RM.id Rakyat Merdeka - Kegiatan main monopoli yang digelar di Sydney, Australia, pada 30 Maret lalu sukses memecahkan rekor dunia Guinness World Records untuk kategori jumlah peserta terbanyak main serentak. Acara ini melibatkan 918 peserta.
Dilansir The New York Post, mereka bermain Monopoli dalam rangka mengenang Alegra Vasiliou yang sangat mencintai permainan tersebut. Gadis kecil itu meninggal akibat kanker otak pada tahun 2017 saat berusia enam tahun.
Untuk mengenangnya, keluarga mengadakan acara besar ini melalui Little Legs Foundation. Yayasan tersebut didirikan untuk meningkatkan kesadaran tentang kanker otak pada anak-anak.
Baca juga : Senator PFM Matangkan Penganugerahan Rekor MURI Telur Paskah di Sorong
Acara ini juga menjadi cara keluarga dan komunitas Alegra menyebarkan pesan penting tentang kesadaran terhadap penyakit kanker otak.
“Alegra punya pasukannya sendiri. Bersama-sama, kita punya kekuatan untuk membuat perubahan besar di dunia ini,” ujar sang ibu, Sue-Ellan.
Dalam kegiatan ini, lebih dari 150 meja permainan digunakan. Masing-masing meja diisi enam pemain.
Baca juga : Pecahkan Rekor, 309 Orang Ngumpul Pakai Topi Pisang
“Kami ingin menciptakan ruang, semua orang, tua dan muda bisa berkumpul, merayakan hidup Alegra dan melakukan sesuatu yang membanggakan,” tutur Sue-Ellan.
Selanjutnya, para peserta dihibur dengan pertunjukan musik live. Perwakilan dari Guinness World Records Brian Sobel hadir di akhir acara untuk menyerahkan sertifikat resmi kepada yayasan.
Suasana penuh haru dan kebanggaan ketika semua orang mengetahui bahwa mereka akhirnya berhasil meraih gelar tersebut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.