BREAKING NEWS
 

Eksklusif Dengan Dubes Rusia Untuk Indonesia Sergei Tolchenov

Serahkan Surat Kepercayaan Ke Papua Nugini Saat Day Of Russia

Reporter & Editor :
MELLANI EKA MAHAYANA
Rabu, 11 Juni 2025 06:20 WIB
Tim Rakyat Merdeka saat mewawancarai Dubes Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov di kediamannya, Jakarta, 30 Mei lalu. (Foto: KHAIRIZAL ANWAR/RAKYAT MERDEKA/RM.ID)

RM.id  Rakyat Merdeka - Setiap 12 Juni, warga Rusia menikmati libur nasional untuk memperingati penandatanganan Deklarasi Nasional yang berlangsung pada 1990. Di Negeri Beruang Putih tidak ada perayaan akbar seperti peringatan Hari Patriotik.

Duta Besar (Dubes) Rusia un­tuk Indonesia Sergei Tolchenov menjelaskan makna di balik peringatan 12 Juni yang dipilih sebagai Day of Russia.

“Kami menyambut Day of Russia sebagai penanda jiwa baru, sebuah negara baru,” terangnya kepada tim Rakyat Merdeka: Firsty Hestyarini, Muhammad Rusmadi, Mel­lani Eka Mahayana, Diananda Rahmasari dan Khairizal An­war di kediamannya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (30/5/2025).

Dubes Tolchenov mengatakan, Rusia tidak punya hari kemerdekaan. “Merdeka dari siapa? Untuk itu, Rusia memilih 12 Juni untuk memperingati diadopsinya Deklarasi Kedaulatan dari Uni Soviet pada 1990. Ini penanda transisi kami menjadi sebuah negara mandiri,” jelasnya.

Baca juga : Rossa, Prihatin Vidi Aldiano Digugat 24,5 Miliar

Dia menambahkan, Moskow tidak menyebut perayaan 12 Juni sebagai Russian Day, tapi Day of Russia. Berikut kutipan wawan­cara bersama Dubes Tolchenov.

Apa makna Day of Russia bagi warga negara Rusia?

Awalnya, kami melihat banyak negara memiliki dan merayakan hari kemerdekaan. Namun, un­tuk Rusia, kami merayakan merdeka dari siapa? Saya tidak bisa bilang kalau Rusia yang sekarang ini adalah kelanjutan dari Uni Soviet. Kami adalah penerus semangat Uni Soviet.

Misalnya, kami melanjutkan posisi Uni Soviet, yang meru­pakan salah satu pendiri Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada 1945. Rusia menjadi anggota tetap DK PBB sejak pecahnya Uni Soviet 1991. Rusia juga melanjutkan semua keanggotaan dan tanggung jawab yang sebe­lumnya dipegang Uni Soviet.

Baca juga : Pulang Armuzna, Jemaah Pilih Istirahat Dulu di Hotel

Rusia yang sekarang bukan­lah sebuah negara yang terdiri dari 15 negara kecil. Jadi kami ingin merayakan perubahan kedaulatan ini.

Alasan kenapa kami memilih 12 Juni, karena di hari tersebut pada 1990 adalah penandatanga­nan Deklarasi Kedaulatan. Jadi, setiap 12 Juni kami merayakan Day of Russia. Ini adalah penanda hari baru bagi Rusia, presiden yang baru, pemerintahan yang baru.

Apakah ada makna khusus untuk pemilihan tanggal 12 Juni?

Tidak juga. Kami menyambut Day of Russia sebagai penanda jiwa baru, sebuah negara baru. Kebetulan tanggal 12 Juni ber­samaan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Filipina.

Baca juga : Lihat Langsung IKN, Pejabat Bank Dunia Berdecak Kagum

Jadi, misi diplomatik Rusia di negara sahabat biasanya berdis­kusi dengan rekan diplomatik dari Filipina mengenai tanggal perayaan resepsi.

Di Indonesia juga begitu. Kami biasanya bertukar kabar mengenai jadwal perayaan re­sepsi agar tidak bentrok.

Adsense

Apakah ada acara khusus di negara Anda untuk merayakan Day of Russia?

Biasanya Istana Presiden akan mengadakan upacara dan resepsi diplomatik. Sama seperti yang dilakukan Indonesia setiap 17 Agustus.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense