RM.id Rakyat Merdeka - Setiap 12 Juni, warga Rusia menikmati libur nasional untuk memperingati penandatanganan Deklarasi Nasional yang berlangsung pada 1990. Di Negeri Beruang Putih tidak ada perayaan akbar seperti peringatan Hari Patriotik.
Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov menjelaskan makna di balik peringatan 12 Juni yang dipilih sebagai Day of Russia.
“Kami menyambut Day of Russia sebagai penanda jiwa baru, sebuah negara baru,” terangnya kepada tim Rakyat Merdeka: Firsty Hestyarini, Muhammad Rusmadi, Mellani Eka Mahayana, Diananda Rahmasari dan Khairizal Anwar di kediamannya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (30/5/2025).
Dubes Tolchenov mengatakan, Rusia tidak punya hari kemerdekaan. “Merdeka dari siapa? Untuk itu, Rusia memilih 12 Juni untuk memperingati diadopsinya Deklarasi Kedaulatan dari Uni Soviet pada 1990. Ini penanda transisi kami menjadi sebuah negara mandiri,” jelasnya.
Baca juga : Rossa, Prihatin Vidi Aldiano Digugat 24,5 Miliar
Dia menambahkan, Moskow tidak menyebut perayaan 12 Juni sebagai Russian Day, tapi Day of Russia. Berikut kutipan wawancara bersama Dubes Tolchenov.
Apa makna Day of Russia bagi warga negara Rusia?
Awalnya, kami melihat banyak negara memiliki dan merayakan hari kemerdekaan. Namun, untuk Rusia, kami merayakan merdeka dari siapa? Saya tidak bisa bilang kalau Rusia yang sekarang ini adalah kelanjutan dari Uni Soviet. Kami adalah penerus semangat Uni Soviet.
Misalnya, kami melanjutkan posisi Uni Soviet, yang merupakan salah satu pendiri Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada 1945. Rusia menjadi anggota tetap DK PBB sejak pecahnya Uni Soviet 1991. Rusia juga melanjutkan semua keanggotaan dan tanggung jawab yang sebelumnya dipegang Uni Soviet.
Baca juga : Pulang Armuzna, Jemaah Pilih Istirahat Dulu di Hotel
Rusia yang sekarang bukanlah sebuah negara yang terdiri dari 15 negara kecil. Jadi kami ingin merayakan perubahan kedaulatan ini.
Alasan kenapa kami memilih 12 Juni, karena di hari tersebut pada 1990 adalah penandatanganan Deklarasi Kedaulatan. Jadi, setiap 12 Juni kami merayakan Day of Russia. Ini adalah penanda hari baru bagi Rusia, presiden yang baru, pemerintahan yang baru.
Apakah ada makna khusus untuk pemilihan tanggal 12 Juni?
Tidak juga. Kami menyambut Day of Russia sebagai penanda jiwa baru, sebuah negara baru. Kebetulan tanggal 12 Juni bersamaan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Filipina.
Baca juga : Lihat Langsung IKN, Pejabat Bank Dunia Berdecak Kagum
Jadi, misi diplomatik Rusia di negara sahabat biasanya berdiskusi dengan rekan diplomatik dari Filipina mengenai tanggal perayaan resepsi.
Di Indonesia juga begitu. Kami biasanya bertukar kabar mengenai jadwal perayaan resepsi agar tidak bentrok.
Apakah ada acara khusus di negara Anda untuk merayakan Day of Russia?
Biasanya Istana Presiden akan mengadakan upacara dan resepsi diplomatik. Sama seperti yang dilakukan Indonesia setiap 17 Agustus.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.