Sebelumnya
Demi memastikan keselamatan warganya yang bertugas di wilayah Timteng, Deplu AS juga mempersiapkan pemulangan personel non esensial dari Kedutaan Besar AS di Irak, Bahrain, dan Kuwait. Penarikan personel ini juga akan diperintahkan untuk Konsulat Jenderal AS di Erbil, Kurdistan Irak.
Baca juga : Layanan Transportasi Harus Sistematis Dan Terintegrasi
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth juga mengizinkan kepulangan separuh staf militer dari seluruh wilayah di Timur Tengah.
Baca juga : Gelar Fashion Show Peringati 75 Tahun Hubungan Diplomatik
Bulan lalu, menurut beberapa pejabat AS, CNN mendapat info bahwa AS telah memperoleh intelijen baru yang menunjukkan bahwa Israel tengah mempersiapkan diri untuk menyerang fasilitas nuklir Iran. Dua sumber intelijen mengatakan, AS telah mengamati pergerakan personel militer Israel, termasuk pergerakan amunisi udara dan penyelesaian latihan udara.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.