RM.id Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Swiss I Gede Ngurah Swajaya menggelar perhelatan Gamelan Community Gathering (GCG) 2025 pada 8 Juni 2025. Acara ini digagas oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bern bersama Musik-Akademie Basel dan Sanggar Gamelan Saraswara.
Kota Basel kembali dipenuhi kehangatan budaya Bali melalui perhelatan tahunan tersebut. GCG 2025 mengusung tema, Musik und Tanz aus Bali, yang artinya Musik dan Tari dari Bali.
Baca juga : Menko AHY: Indonesia Tak Hanya Mencari Pendanaan, Juga Kemitraan
Kesenian dari Pulau Dewata itu berhasil menarik perhatian ratusan pecinta seni serta budaya Indonesia di Swiss. Pagi yang sejuk di Gedung Musik-Akademie Basel berubah semarak oleh alunan GenderWayang, salah satu bentuk seni musik Bali yang dinamis.
Dubes Indonesia untuk Swiss Ngurah Swajaya merasa bangga atas antusiasme masyarakat Swiss terhadap budaya kampung halamannya, Bali.
Baca juga : Dubes Dewi Gustina Tobing Gelar Pertemuan Dengan Menlu Sri Lanka
“Saya mengapresiasi dedikasi para pengajar gamelan di Musik-Akademie Basel yang terus mempromosikan seni Bali,” kata Dubes Ngurah, dalam keterangannya, Jumat (13/6/2025).
Penampilan dilanjutkan dengan Tari Puspanjali dan Joged Bumbung oleh Inten, Amandine dan Putu. Tari Gambuh dari Enrico asal Italia juga memukau penonton pada acara itu. GCG kali ini juga menghadirkan kolaborasi spesial bersama komponis gamelan Bali, Krisna Sutedja.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.