Sebelumnya
Sejak 2022, GCG menjadi program budaya unggulan KBRI Bern. Acara ini menghadirkan pertunjukan gamelan setiap tahun. Kali ini, acara dihadiri akademisi, seniman, pelajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), diaspora Indonesia, hingga pencinta budaya Indonesia dari berbagai kalangan.
Baca juga : Menko AHY: Indonesia Tak Hanya Mencari Pendanaan, Juga Kemitraan
Mereka terpukau oleh penampilan para musisi Swiss yang memainkan gamelan Bali dengan penuh penghayatan. Sore harinya, semarak GCC berlanjut dengan lokakarya interaktif gamelan dan tari Bali. Peserta dari berbagai latar belakang tampak antusias mengikuti sesi pelatihan langsung yang dipandu oleh para pengajar Musik-Akademie Basel.
Baca juga : Dubes Dewi Gustina Tobing Gelar Pertemuan Dengan Menlu Sri Lanka
GCG 2025 juga melibatkan puluhan pelajar dari MusikAkademie Basel dan FHNW Olten. Mereka mendapat kesempatan mempelajari gamelan, bermain dalam ansambel lengkap dan mendalami seni tari Bali secara langsung.
Baca juga : 3 Alasan Utama Pemerintah Cabut IUP 4 Perusahaan Tambang di Raja Ampat
“Kami mengapresiasi dukungan KBRI Bern pada program music of culture di Kita Basel,” kata Direktur Sekolah Musik Basel, Thomas Waldner.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.