Dark/Light Mode

Dubes Indonesia Untuk Turki Achmad Rizal Purnama

Rayakan 75 Tahun Hubungan Diplomasi Sambil Nobar Film

Selasa, 3 Juni 2025 06:11 WIB
Duta Besar Indonesia untuk Turki Achmad Rizal Purnama. (Foto KBRI Ankara)
Duta Besar Indonesia untuk Turki Achmad Rizal Purnama. (Foto KBRI Ankara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Ankara menggelar pemutaran film Mungkin Esok Lusa Atau Nanti (Menanti) di Paribu Cineverse, Turki, Sabtu (31/5/2025). Pemutaran film ini sebagai bagian dari peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Turki.

Dikutip dari keterangan tertulis KBRI Ankara, Minggu (1/6/2025), acara itu mendapat sambutan hangat lebih dari 200 penonton. Termasuk warga Turki dan diaspora Indonesia yang memenuhi ruang bioskop.

Dalam sambutannya, Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Turki Achmad Rizal Purnama menekankan peran film sebagai medium diplomasi budaya yang kuat dan inklusif. Menurutnya, film adalah bahasa universal yang melampaui batas negara dan menumbuhkan empati dan memperkuat jembatan pemahaman antarbangsa.

Baca juga : Serahkan Surat Kepercayaan Kepada Presiden de Sousa

“Lewat budaya, kita ingin membangun dunia yang lebih baik yang didasarkan atas prinsip saling menghormati,” ujar Dubes Rizal.

Film Menanti dipilih karena tidak hanya berlatar di Indonesia, tetapi juga di Turki. Hal itu merepresentasikan ikatan emosional antara masyarakat kedua negara.

Lebih dari 5.000 pelajar Indonesia yang kini menempuh studi di Turki menjadi penghubung nyata yang mempererat hubungan tersebut.

Baca juga : Dubes Heri Akhmadi Fasilitasi Kerja Sama Pendidikan Dengan Negeri Sakura

“Film ini bukan hanya narasi fiksi, tapi refleksi dari kenyataan. Pelajar Indonesia di Turki bukan sekadar mahasiswa, tetapi duta budaya yang memperkuat hubungan antarbangsa,” ujar Rizal.

Pemutaran Film Menanti juga bagian dari rangkaian kegiatan Festival Film MIKTA 2025 yang digelar pada 30 Mei-1 Juni 2025. Festival ini menghadirkan film dari lima negara anggota MIKTA. Yaitu Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki dan Australia, dan diselenggarakan atas kerja sama dengan Kementerian Luar Negeri Turki.

Indonesia memanfaatkan momentum ini untuk menampilkan sisi lembut diplomasi melalui karya seni dan memperkuat posisi budaya sebagai instrumen diplomatik strategis membangun toleransi, dialog antarbudaya dan persahabatan global. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.