BREAKING NEWS
 

Iran Dan Israel Saling Serang, Prabowo Prihatin

Reporter : BHAYU AJI PRIHARTANTO
Editor : SISWANTO
Selasa, 17 Juni 2025 08:05 WIB
Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong saat pertemuan Leaders’ Retreat yang digelar di Parliament House, Singapura, Senin (16/6/2025).  (Foto: Dwi Pambudo/RM)

 Sebelumnya 
Meski dari segi korban lebih banyak, nyatanya serangan balasan Iran berhasil membuat kerusakan hebat di sejumlah pusat kota Israel. Bahkan, menembus kompleks kediaman Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Caesarea.

Hingga kini, sejumlah gedung sipil dan militer Israel berhasil dibuat runtuh hingga memutus suplai listrik dan air. Akibatnya, rumah sakit kolaps, warga antre di pinggir jalan cari air, atau mencari pengungsian. Kepanikan terlihat dari warga Israel. Pemandangan yang biasa dilihat di Gaza, kini terjadi di jantung Israel.

Tel Aviv yang merupakan Ibu Kota Israel, terlihat begitu semrawut dan hampir mirip dengan Gaza, Palestina. Gedung-gedung di wilayah tersebut hancur, sementara petugas darurat menyisir reruntuhan untuk mencari korban. Jalanan di kota itu juga dipenuhi puing-puing, mobil rusak, dan pecahan kaca.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menegaskan, serangan Iran ke Israel akan terus berlanjut. Bahkan, Operasi True Promise III dan operasi-operasi selanjutnya diklaim akan lebih dahsyat dari sebelumnya.

Baca juga : Menko Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Enam Sektor Strategis

“Serangan ke depan akan lebih parah, lebih tepat sasaran, dan lebih merusak daripada yang sebelumnya,” kata IRGC dalam sebuah pernyataan.

Adsense

Meski seruan untuk gencatan senjata terus datang dari berbagai negara, baik Tel Aviv maupun Teheran tampaknya tak terpengaruh. Bagi Israel, ancaman nuklir Iran tidak bisa diabaikan. Sedangkan bagi Iran, serangan Israel adalah bukti dominasi asing yang harus ditantang dengan segala cara.

Jual beli serangan antara Iran-Israel otomatis bikin dunia makin tegang. Apalagi, senjata yang digunakan kualitasnya bukan kaleng-kaleng. Israel mengerahkan hampir 200 jet tempur, termasuk pesawat tempur paling canggih buatan Amerika Serikat (AS) yakni F-15, F-16, dan F-35. Jumlah ini setara 60 persen kekuatan udara Tzahal, nama militer Israel.

Menurut CNN, senjata yang dipakai Israel mayoritas buatan Amerika. Tak hanya jet tempur, bom pintar, rudal jelajah, hingga sistem komunikasi dan intelijen disuplai langsung oleh Washington.

Baca juga : Ahmad Irawan: Kita Tunggu Saja Keputusan Presiden

Amerika juga siaga penuh dan memarkir gugus tempurnya di laut dekat Iran. Kapal induk USS Carl Vinson jadi pusat komando, didampingi kapal perang USS Princeton dan USS Sterett. Di udara, Jet F/A-18E/F, pesawat intai EA-18G Growler, sampai helikopter tempur MH-60 Seahawk berjaga. Selain senjata yang siaga, ada 40 ribu tentara AS di Timur Tengah.

Iran pun murka. Kementerian Luar Negeri Iran menuding Israel tak akan berani menyerang tanpa restu Washington. “Artinya, AS juga bertanggung jawab atas eskalasi ceroboh ini,” begitu bunyi pernyataan resmi Teheran.

Sebagai balasan, Iran mengandalkan alutsista buatan dalam negeri. Drone tempur, rudal balistik, sampai rudal hipersonik dikerahkan. Antara lain drone Shahed, Mohajer, Kaman, Raad, hingga Fotros.

Untuk rudal, Iran punya yang jarak pendek, menengah, sampai yang bisa terbang 2.000 kilometer lebih. Ada Khorramshahr, Qassem, dan yang bikin dunia merinding adalah rudal hipersonik Fattah. Kecepatannya bisa 13 kali kecepatan suara.

Baca juga : Muslim Ayub: Mereka Nggak Punya Hak Dan Tak Punya Dokumen

Varian terbaru rudal Iran bisa membawa hulu ledak seberat 2 ton. Setara guncangan gempa kalau meledak di permukaan. “Kami tidak ragu menyasar pangkalan militer AS jika perang ini berlanjut,” ancam Kementerian Pertahanan Iran.

Dalam pernyataannya, Netanyahu menegaskan bahwa AS telah memberikan dukungan besar dalam operasi militernya ke Iran. Dia juga memuji kepemimpinan Presiden AS Donald Trump.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense