Sebelumnya
Keberhasilan ini menarik minat Sri Lanka untuk belajar dari praktik Indonesia, khususnya dalam pemberdayaan petani plasma kecil dan pengelolaan berkelanjutan. Kedua pihak sepakat mendorong pertukaran pengalaman demi memperkuat kerja sama dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat pedesaan.
Baca juga : Komisi XII DPR Dukung Kerja Sama Indonesia-Rusia Di Bidang Nuklir
"Pengelolaan berkelanjutan dan pemberdayaan petani kecil menjadi daya tarik Sri Lanka untuk menggali praktik terbaik dari Indonesia. Sebagai langkah konkret, Indonesia memperkenalkan inovasi pupuk organik kepada Sri Lanka. Produk ini dinilai dapat mendukung pertanian ramah lingkungan," kata Dubes Dewi dalam keterangannya.
Baca juga : Prabowo-Putin Bertemu di Rusia, Akrab dan Sepakat Perkuat Kerja Sama
Menteri Vidyarathna menyambut baik gagasan tersebut dan membuka peluang untuk uji coba di lahan pertanian lokal. Kedua pihak sepakat membentuk kelompok kerja bersama untuk menindaklanjuti agenda strategis. Fokus utama meliputi ketahanan pangan, praktik perkebunan berkelanjutan, agro-inovasi, serta pengembangan sektor kelapa dan sawit.
Baca juga : KCN-Polres Pelabuhan Tanjung Priok Jalin Kerja Sama Keamanan Dan Kehumasan
Pertemuan ini menandai babak baru dalam hubungan bilateral Indonesia–Sri Lanka, dengan komitmen kuat untuk memberdayakan petani, meningkatkan produktivitas, dan membangun masa depan pertanian yang tangguh di kawasan," pungkas Dewi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.