BREAKING NEWS
 

Australia Bidik Kerja Sama Pengembangan Infrastruktur Digital Di Batam 

Reporter & Editor :
MELLANI EKA MAHAYANA
Selasa, 1 Juli 2025 21:45 WIB
Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier (keempat kiri) dan Profesor Jennifer Westacott AC (keempat kanan) berkunjung ke perusahaan Australia, saat di Batam, Kepulauan Riau, pada 29–30 Juni 2025. (Foto Kedubes Australia Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Upaya memperkuat hubungan ekonomi Australia-Indonesia terus dilakukan. Salah satunya lewat kunjungan Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia Rod Brazier dan Business Champion Australia untuk Indonesia, Profesor Jennifer Westacott AC, ke Batam, Kepulauan Riau, pada 29–30 Juni 2025.  

Dalam kunjungan ini, keduanya menjajaki peluang kerja sama perdagangan dan digital antara pelaku bisnis kedua negara. Khususnya memanfaatkan potensi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park.

Baca juga : Lestari Moerdijat: Pembangunan SDM Berkualitas Direalisasikan Dengan Langkah Nyata

Dubes Brazier dan Profesor Westacott bertemu dengan Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP (Badan Pengusahaan) Batam Amsakar Achmad. Mereka juga meninjau langsung operasional tiga perusahaan asal Australia yang sudah berinvestasi di Batam, yakni Gelflex, Austin Engineering, dan Thiess.

“Pusat Data Nasional yang baru di KEK membuka peluang besar bagi Australia untuk mendukung infrastruktur digital dan transformasi ekonomi Indonesia,” ujar Westacott.

Adsense

Baca juga : Dari Pusat Sampai Daerah, Proyek Infrastruktur Paling Sering Dikorupsi

Dubes Brazier menambahkan, pihaknya optimistis perusahaan-perusahaan Negeri Kanguru dapat memperluas investasi digital dan manufaktur dari Batam ke kawasan Asia Tenggara dan global.

"Indonesia adalah salah satu mitra terdekat kami, dan sangat menyenangkan melihat perusahaan-perusahaan Australia ini berinvestasi di Batam, membawa lapangan kerja dan teknologi ke Indonesia, untuk diekspor ke kawasan ini dan seluruh dunia,” ujarnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense