BREAKING NEWS
 

Presiden Trump Cabut Sanksi Ekonomi

Hore, Pengungsi Suriah Siap Pulang Kampung

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Rabu, 2 Juli 2025 04:05 WIB
Presiden AS Donald Trump (tengah) saat bertemu Presiden interim Suriah Ahmed al-Sharaa (kiri) bersama Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Al Saud di Riyadh, Arab Saudi, 14 Mei 2025.

 Sebelumnya 
Pemerintah AS juga berencana menghapus status Suriah sebagai negara sponsor terorisme yang telah disematkan sejak 1979. Serta AS mempertimbangkan pencabutan kelompok Hayat Tahrir al-Sham dari daftar organisasi teroris. Kelompok yang dipimpin Sharaa itu sebelumnya berkaitan dengan Al Qaeda.

Baca juga : Puji Trump Atas Serangan Fasilitas Nuklir Iran, PM Israel: Ini Keputusan Berani

Namun, Rubio menegaskan bahwa sanksi tetap berlaku terhadap keluarga Assad dan para kroninya yang terlibat dalam pelanggaran hukum internasional dan Hak Asasi Manusia.

Adsense

Baca juga : Presiden Prabowo Ditemui PM Ceko Saat Transit Di Praha, Ini Yang Dibahas

Kepala Departemen Keuangan AS yang mengurusi sanksi Suriah, Brad Smith, menyebut pencabutan sanksi akan mengakhiri isolasi keuangan Suriah. Negara berjulukan Sekeping Surga Di Tanah Arab itu belum lama ini melakukan transfer elektronik pertamanya melalui sistem perbankan internasional sejak negara itu dilanda perang  pada 2011.

Baca juga : LSM yang Dibiayai Asing Mengadu Domba Politik

Sementara itu, Israel yang sebelumnya skeptis terhadap rezim Sharaa mulai menunjukkan perubahan sikap dan melunak. Lewat Kementerian Luar Negeri, Israel menyatakan ketertarikan untuk menormalisasi hubungan dengan Suriah dan Lebanon melalui kerangka Abraham Accords.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense