BREAKING NEWS
 

Usai Putrinya Dipecat, Thaksin Kabur Ke Dubai Jelang Persidangannya

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Jumat, 5 September 2025 16:48 WIB
Perdana Menteri Thailand 2001-2006 Thaksin Shinawatra. (Foto Facebook)

RM.id  Rakyat Merdeka - Mantan Perdana Menteri (PM) Thailand Thaksin Shinawatra dikabarkan meninggalkan Thailand, terbang ke Uni Emirat Arab pada Kamis malam (4/9/2025). Dia kabur keluar negeri sehari sebelum parlemen Thailand menggelar pemungutan suara untuk memilih perdana menteri baru, Jumat (5/9/2025).

Kepergian Thaksin terjadi di tengah gejolak politik yang mengguncang Partai Pheu Thai, menyusul pencopotan putrinya, Paetongtarn Shinawatra, dari jabatan perdana menteri karena dinilai melanggar etika kenegaraan.

Dilansir Reuters, Thaksin terbang dari Bandara Don Mueang menggunakan jet pribadi bernomor penerbangan T7GTS pada pukul 19.17 waktu setempat. Radar penerbangan menunjukkan pesawat tersebut sempat melintasi Singapura dan Malaysia sebelum mendarat di Bandara Internasional Al Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab

Dalam unggahan di akun X pribadinya, Thaksin mengklaim bahwa keberangkatannya ke Uni Emirat Arab bertujuan menjalani pemeriksaan kesehatan. Ada dokter tulang dan paru-paru langganannya di sana. Namun, publik menilai alasan tersebut sebagai upayanya menghindari ancaman hukuman penjara.

Persidangan Thaksin

Baca juga : Persib Pinjamkan Zalnando Ke Persita Tangerang

Mahkamah Agung Thailand diagendakan akan menggelar sidang pada Selasa (9/9/2025) untuk memutuskan kasus hukum yang melibatkan Thaksin. Jika terbukti bersalah, taipan politik itu bisa kembali dijebloskan ke penjara.

Pengacaranya, Winyat Chatmontree, mengaku tidak mendapat informasi soal keberangkatan kliennya. Meski demikian, ia menyatakan Thaksin akan kembali ke Thailand untuk menghadiri persidangan.

Adsense

Thaksin sebelumnya mengasingkan diri selama 15 tahun pasca kudeta militer 2006. Dia kembali ke Thailand pada Agustus 2023 dan menjalani masa tahanan di rumah sakit selama enam bulan, hingga dibebaskan bersyarat pada Februari 2024.

Hukuman penjaranya juga telah diringankan dari delapan tahun menjadi satu tahun berkat pengampunan raja. Namun, Mahkamah Agung akan menentukan apakah masa tinggal Thaksin di rumah sakit tersebut sah dihitung sebagai masa tahanan. Jika tidak, dia berpotensi kembali mendekam di balik jeruji besi.

Partai Pheu Thai Berjuang 

Baca juga : Bali United Pinjamkan 3 Pemain Muda Ke Klub Berbeda

Sementara itu, partai Pheu Thai tengah menghadapi tekanan politik dari mantan mitra koalisinya, Bhumjaithai. Partai pimpinan Anutin Charnvirakul itu kini berada di posisi terdepan untuk merebut kursi perdana menteri, dengan dukungan 146 suara di parlemen.

Jika mendapat tambahan dukungan dari Partai Rakyat yang memiliki 143 kursi, Anutin diprediksi mampu melampaui ambang batas 247 suara yang dibutuhkan untuk menjadi perdana menteri.

Pheu Thai berusaha keras menjegal langkah Anutin, termasuk dengan mencalonkan mantan jaksa agung Chaikasem Nitisiri (77) sebagai pesaing. Partai tersebut berjanji akan menggelar pemilu baru jika Chaikasem terpilih.

Namun, kepergian mendadak Thaksin di tengah krisis internal partai membuat peluang Chaikasem semakin mengecil. Selain kurang dikenal publik, dia dinilai tidak cukup kuat untuk menghadapi tekanan politik yang sedang berlangsung. 

Baca juga : Matricardi, Tembok Kokoh Penyelamat Persib

Thaksin (76) adalah tokoh utama di balik partai penguasa Pheu Thai yang sedang dilanda krisis. Dia juga ayah dari Paetongtarn Shinawatra. PM ke-6 Thailand itu baru saja diberhentikan pengadilan pekan lalu setelah hanya menjabat selama satu tahun.

Peristiwa pecat memecat PM oleh militer maupun lembaga peradilan bagian dari perebutan kekuasaan yang sudah berlangsung selama dua dekade antara elite politik yang saling bersaing di Negeri Gajah Putih itu.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense