RM.id Rakyat Merdeka - Tren membuat tato di gigi kini tengah populer di kalangan anak muda di China. Alasannya, mereka bosan dengan membuat tato di kulit yang dianggap sudah terlalu umum.
Menurut laporan dari media China Guangming, tato gigi menjadi alternatif baru untuk mengekspresikan diri de ngan cara yang unik dan lebih fleksibel.
Baca juga : Janji Boris Kopitovis Bikin Banyak Gol Buat Bali United
“Tato gigi tidak ditato langsung pada gigi, melainkan pa da permukaan mahkota gigi yang dibuat menggunakan teknologi cetak 3D, lalu ditempelkan di atas gigi asli,” sebagaimana dikutip Oddity Central, Jumat (19/9/2025).
Karena hanya berada pada mahkota buatan, tato ini bisa dengan mudah diganti jika pemiliknya menginginkan desain baru. Tato gigi tidak dibuat permanen seperti tato kulit.
Baca juga : Pengalaman Di Kamboja, Tanque Yakin Gacor Di Persib
Banyak orang memilih desain tato gigi berdasarkan hal-hal yang bersifat personal dan simbolis. Contohnya inisial pasangan, angka keberuntungan, atau frasa pembawa hoki untuk menghasilkan uang atau mencapai tujuan.
Tato ini juga sering kali ditawarkan klinik gigi sebagai layanan tambahan atau bahkan bonus gratis bagi pasien yang membuat mahkota gigi. Hal tersebut membuatnya semakin menarik bagi konsumen muda yang ingin tampil beda.
Baca juga : Belajar Dari Online, Jadi Dokter Gigi Gadungan
Namun, meskipun tren ini sedang naik daun, tidak semua ahli mendukungnya. Seorang dokter gigi di Shanghai, misalnya, memperingatkan bahwa mengukir desain atau huruf pada mahkota gigi tidak dianjurkan dari segi medis karena bisa mengurangi kekuatan struktur mahkota gigi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.