BREAKING NEWS
 

Dubes China Wang Lutong Happy Budaya Negaranya Populer Di Indonesia

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Rabu, 1 Oktober 2025 06:20 WIB
Dubes Wang Lutong bersama istri Yang Pengbo (kanan), Menko AHY, dan Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara dalam perayaan 76 tahun Kemerdekaan China di Raffles Hotel, Jakarta, Rabu (24/9/2025). (Foto Diananda Rahmasari/ Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dekatnya persahabatan an­tara China dengan Indonesia ti­dak perlu dipertanyakan lagi. Bu­daya Negeri Panda, dari kuli­ner­ hingga wastra tersebar di Tanah Air sejak ratusan tahun lalu.

Duta Besar (Dubes) China untuk Indonesia Wang Lutong me­lihat, budaya populer Negeri Tirai Bambu sudah merambah luas di Nusantara. “Contohnya Labubu, gaya make up, serial drama, hingga film layar lebar China, makin ba­nyak mengisi bioskop di In­donesia,” bebernya pada pera­yaan 76 tahun berdirinya China di Raffles Hotel, Rabu malam (24/9/2025).

Labubu adalah boneka ka­rakter­ ilustrasi populer ciptaan se­niman asal Hong Kong Kasing Lung. Boneka ini menjadi ba­rang koleksi sejak 2024.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Dukung Penuh Pertamina Grand Prix Indonesia 2025

Tidak sampai di situ, Dubes Wang mengatakan, sebagai ne­gara­ yang bersahabat, hubungan Indonesia dan China semakin strategis dan menunjukkan per­kem­bangan yang kuat. Dia menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden Pra­bowo­ Subianto dalam Upacara Pe­ri­ngatan 80 Tahun Kemenang­an­ Resistensi Rakyat China Me­lawan Agresi Jepang dan Pe­­rang Anti Fasis Dunia pada 3 Sep­tember lalu.

“Kehadiran ini mencerminkan­ perhatian besar Presiden Pra­bowo­ terhadap hubungan China-Indonesia, serta persahabatan tu­lus rakyat Indonesia terhadap rak­yat China,” ucap Dubes Wang.

Adsense

Dia juga mengatakan, kerja­ sama kedua negara terus berkembang sejak awal tahun ini. Con­toh­nya, kereta cepat Whoosh te­lah mengangkut lebih dari 10 juta penumpang sejak awal beroperasi pada Oktober 2023.

Baca juga : Skuad Maung Bandung Siap Curi Poin Di Bali

“Sejumlah proyek besar seperti­ Two Countries, Twin Parks, serta proyek-proyek infra­struktur yang kecil berhasil­ diimplementasikan,” jelas Dubes yang pernah bertugas di Selandia Baru itu.

Menurutnya, China tetap men­jadi mitra dagang terbesar bagi Indonesia selama 12 tahun ber­turut-turut, dan menempati tiga besar sumber investasi asing Indonesia selama sembilan tahun berturut-turut.

“Kerja sama kedua negara di bidang tradisional seperti infrastruktur, energi dan mineral­ terus diperkuat. Sedangkan ko­laborasi di bidang seperti Arificial Intelligence (AI) dan Electronic Vehicle (EV) semakin mendalam,” tuturnya.

Baca juga : Langkah Kapolri Bentuk Tim Transformasi Reformasi Dijempoli Bison Indonesia

Hadir dalam acara itu mewakili­ ­Pemerintah, yakni Menteri Koor­dinator (Menko) Bidang Infra­struktur dan Pembangunan Ke­­wilayahan Agus Harimurti Yudho­yono (AHY), Menteri Pen­didikan Dasar dan Menengah Abdul­ Mu’ti, Menteri Trans­mig­rasi­ Mu­hammad Iftita Sulaiman Surya­na­gara­, dan Utusan Khusus Pre­­siden Purnomo Yusgiantor­o.

Hadir juga perwakilan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), partai politik, cendekiawan, organisasi agama, misi diplomatik negara sahabat, perwakilan dari perusahaan China, serta komunitas Tionghoa di Indonesia. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense