Dark/Light Mode

Erick Thohir Jadi Menpora, Pengamat: Harapan Baru Olahraga Indonesia

Kamis, 18 September 2025 08:35 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyaksikan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menandatangani dokumen saat Pelantikan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Dalam Sisa Masa Jabatan Periode Tahun 2024-2029 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9/2025). (Dok. BPMI Setpres)
Presiden Prabowo Subianto menyaksikan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menandatangani dokumen saat Pelantikan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Dalam Sisa Masa Jabatan Periode Tahun 2024-2029 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9/2025). (Dok. BPMI Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Erick Thohir resmi ditunjuk sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) oleh Presiden Prabowo Subianto.

Pelantikan Erick bersama sejumlah menteri lain dilakukan di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (17/9/2025).

Terpilihnya Erick sebagai Menpora membuat banyak kalangan optimis. AM Hendropriyono selaku Ketua Dewan Kehormatan Asosiasi Pariwisata Olahraga dan Minat Khusus yakin, Erick Thohir mampu membawa transformasi nyata bagi olahraga Indonesia.

“Erick Thohir adalah figur yang tepat di waktu yang tepat. Dengan pengalaman global dan kepemimpinan yang visioner, ia bisa membawa transformasi nyata bagi olahraga Indonesia sekaligus memberdayakan generasi muda,” kata Hendropriyono kepada wartawan, Rabu (17/9/2025).

Baca juga : HUT Ke-15 BNPP, Tito Minta Perbatasan Jadi Beranda Depan Indonesia

Sementara itu Pengamat olahraga Djoko Pekik Irianto menilai, keputusan Presiden Prabowo memilih Erick Thohir sebagai Menpora, tepat. Menurutnya, Erick Thohir menjadi harapan baru olahraga Indonesia.

“Benar sekali terpilihnya Erick Thohir sebagai Menpora adalah harapan baru bagi olahraga Indonesia dengan rekam jejak dan jaringan internasional yang dimiliki,” kata Djoko kepada wartawan.

“Saya kira Pak Erick Thohir paham apa yang harus segera dilaksanakan," imbuhnya. 

Misalnya, dengan segera mensinergikan stakeholder seperti KONI, KOI, dan cabang olahraga lainnya menuju keterlaksanaan desain besar olahraga nasional.

Baca juga : Jakarta Jadi Tuan Rumah Perdana Interzum & Hardware Fair Indonesia 2025

"Di samping itu tentunya persiapan teknis terkait SEA Games, Asian Games, Olimpiade, termasuk mendongkrak kembali prestasi bulu tangkis dan juga membawa sepak bola lolos ke Piala Dunia 2026.” tambahnya.

Djoko mengatakan, Erick Thohir cocok dan pantas menjadi Menpora karena memiliki kapabilitas dan manajerial yang mumpuni. Menurutnya, Erick Thohir memiliki pengalaman panjang dalam dunia olahraga.

“Dan masih banyak lagi yang terkait dengan masalah olahraga. Menurut saya Pak Erick pantas dan cocok menduduki posisi menpora,” ujarnya.

“Kita berharap Indonesia betul-betul bisa tancap gas untuk mengakselerasi di pentas dunia, tidak hanya sepak bola tapi di semua cabang, utamanya menuju Olimpiade,” kata Djoko, menambahkan.

Baca juga : Erick Thohir Segarkan Komite Yudisial PSSI

Erick mengawali kiprahnya dengan mengelola klub olahraga di dalam negeri, mulai dari Persija Jakarta hingga Persib Bandung. Perjalanannya berlanjut ke level dunia ketika ia menjadi Presiden klub raksasa Italia, Inter Milan.

Erick juga sempat memiliki saham di D.C. United Amerika Serikat dan Oxford United di Inggris. Erick juga pernah dipercaya menjadi Ketua Panitia Asian Games 2018. Erick dianggap berhasil memadukan manajemen modern dengan semangat gotong royong Indonesia.

Tak berhenti di situ, selain terpilih sebagai Ketua Umum PSSI periode 2023–2027, Erick kini juga menjadi anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC) serta aktif berperan dalam FIFA dan FIBA.

Jejaring internasional ini diyakini akan membuka jalan lebih luas bagi Indonesia untuk tampil di panggung dunia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.