BREAKING NEWS
 

Dubes Sujiro Seam, Ajak Anak Muda ASEAN Jadi Perekat Persahabatan

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Senin, 6 Oktober 2025 07:40 WIB
Duta Besar Uni Eropa untuk ASEAN Sujiro Seam membuka EU–ASEAN Scholarships Information Day 2025 di Catur Dharma Hall, Asta Tower, Jakarta, Sabtu (4/10/2025). (Foto EU-ASEAN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pendidikan adalah jembatan bagi tumbuh dan suksesnya sebuah bangsa. Hal ini ditegaskan Duta Besar (Dubes) Uni Eropa (UE) untuk Perhimpunan Negara di Asia Tenggara (ASEAN) Sujiro Seam saat membuka EUASEAN Scholarships Information Day 2025 di Catur Dharma Hall, Asta Tower, Jakarta, Sabtu (4/10/2025).

Dalam paparannya, dia menyebut, dengan pendidikan yang luas, generasi muda di ASEAN dapat melebarkan sayapnya di berbagai bidang dan menjadi jembatan negara dengan dunia luas.

“Jadilah penghubung antar negara dan perekat persahabatan antara ASEAN dan dunia,” ujar Dubes kelahiran Phnom Penh, Kamboja, ini.

Dubes berkewarganegaraan Prancis ini menekankan, program beasiswa Eropa bukan sekadar jalan menuju gelar akademis. Tetapi juga merupakan jalur penting untuk membangun karier berkelas dunia.

Baca juga : Menteri Maman Ajak Anggota HMI Jadi Pengusaha

“Belajar di Eropa juga membantu anda membangun konektivitas, yang menjadi pondasi penting di masa depan,” ingatnya.

Acara yang diadakan secara hybrid ini memberikan peserta gambaran menyeluruh mengenai program beasiswa yang ditawarkan oleh institusi di ASEAN dan UE.

Para peserta mengikuti sesi informasi tematik, menjelajahi peluang di pameran beasiswa khusus, serta berkonsultasi langsung dengan alumni program.

Adsense

Acara ini menarik lebih dari 800 peserta dari seluruh kawasan, termasuk mahasiswa, perwakilan universitas, alumni, dan pemangku kepentingan pendidikan.

Baca juga : Kata Bojan Hodak Usai Persib Disikat Persita

Sejak 2014, program Erasmus+ yang didanai UE telah mendukung lebih dari 15.000 mahasiswa dan peneliti dari ASEAN untuk mengikuti studi jangka pendek, program magister, pengajaran, atau pelatihan di Eropa.

Sebaliknya, sebanyak 7.500 mahasiswa dan peneliti Eropa telah mengikuti pertukaran serupa di kawasan ASEAN. Negara-negara anggota UE juga terus menyediakan berbagai jenis beasiswa tambahan bagi mahasiswa dari kawasan ini.

Di bidang riset, antara 2021 hingga 2024, UE telah memberikan 90 hibah melalui program unggulan penelitian dan inovasi Horizon Europe. Program ini, mendukung 109 institusi di seluruh ASEAN dengan total kontribusi UE sebesar 10,6 juta Euro atau sekitar Rp 206 miliar. 

 

Baca juga : Dubes Abdullah Salem AlDhaheri Diskusi Pentingnya Toleransi Untuk Perdamaian

 

 

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense