BREAKING NEWS
 

Dubes Prancis Fabien Penone Luncurkan Program Vokasi Kuliner

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Kamis, 16 Oktober 2025 07:13 WIB
Dubes Fabien Penone (tengah, belakang) bersama peserta pelatihan kuliner Prancis di Bogor, Senin (13/10/2025). (Foto Dok Kemendikdasmen)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Prancis melalui Kedutaan Besarnya di Indonesia, mendukung program French Indonesian Training of Trainers (ToT) on French Cooking for Vocational Education Training, diluncurkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Senin (13/10/2025).

Duta Besar (Dubes) Prancis untuk Indonesia Fabien Penone ikut meresmikan program bertema Meracik Cita Rasa Prancis, Menguatkan Pendidikan Vokasi di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Bisnis dan Pariwisata (BBPPMPV Bispar), Depok, Jawa Barat. Program pelatihan seputar kuliner Negeri Menara Eiffel ini dilaksanakan pada 13-31 Oktober 2025.

“Pelatihan ini wujud nyata diplomasi pendidikan yang menghubungkan keahlian, budaya dan peluang kerja lintas negara melalui pelatihan guru dan instruktur vokasi di bidang kuliner dan gastronomi,” terang Dubes Penone dikutip laman web Kemendikdasmen, Selasa (14/10/2025).

Kegiatan ini hasil kolaborasi antara Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (Ditjen Diksi PKPLK) dengan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia, Institut Francais Indonesia (IFI) dan Institut Disciples Escoffier.

Pada kesempatan ini, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Prancis. Khususnya Kedutaan Besar Prancis di Indonesia atas kemitraan yang terus berkembang dalam bidang pendidikan.

Baca juga : Dubes Polandia Tanya Dimitrova Paparkan Peluang Pertukaran Mahasiswa & Dosen

“Kerja sama ini tidak hanya memperkuat hubungan diplomatik antara kedua negara. Tapi juga membuka jalan bagi diplomasi publik melalui pendidikan. Khususnya dalam bidang kuliner dan gastronomi,” ujar Mu’ti.

Menurutnya, gastronomi bukan sekadar seni memasak dan menyajikan makanan. Tapi juga mengandung filosofi tentang kebersamaan.

Dia berharap, kolaborasi tersebut tidak hanya berhenti di bidang kuliner, namun diperluas ke bidang lain seperti perhotelan dan pariwisata.

“Semoga program-program yang didukung Pemerintah Prancis dapat terus memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Mempererat persahabatan antara bangsa Indonesia dan bangsa Pra¬ncis,” harap Mu’ti.

Adsense

Sebanyak 44 peserta yang terdiri atas guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), widyaiswara BBPPMPV dan instruktur mengikuti pelatihan ini.

Baca juga : Kejar Pemerataan, Pemerintah Luncurkan SPO Uji Kompetensi Nasional Dokter

Mereka dibagi ke dalam dua kelas, yaitu Cookery dan Pastry yang masing-masing dibimbing dua Master Chef profesional dari Prancis, yakni Chef Simon Bauden dan Chef Gerald Maridens. Kedua chef ini diboyong langsung Institut Disciples Escoffier dari Prancis.

Dubes Penone menambahkan, pelatihan tersebut merupakan salah satu kegiatan paling berdampak dalam rangkaian Week of French Gastronomy in Indonesia edisi ketiga.

“Kedua presiden kita telah menyepakati strategi kebudayaan bersama yang menekankan kerja sama di bidang industri kreatif, gastronomi dan pariwisata,” ungkap Dubes Penone.

Dia menjelaskan, tahun ini, lebih dari 200 kegiatan digelar di 40 kota pada 10 pulau yang berada di Indonesia. Melibatkan lebih dari 160 institusi seperti res-toran, sekolah, SMK, politek¬nik dan universitas.

“Kami ingin inisiatif ini memiliki dampak yang benar-benar bersifat nasional,” tambahnya.

Baca juga : Menko PM Luncurkan Program Sekolah Garuda di Gorontalo

Selain menghadirkan chef berkelas dunia, Kedutaan Besar Prancis juga membuka kesempatan magang bagi pelajar Indonesia di Prancis, dan sebaliknya mengundang Pelajar Prancis untuk belajar di Indonesia.

Pelatihan tersebut juga dilakukan dengan metode pembelajaran interaktif. Mulai dari demonstrasi para chef, praktik langsung memasak dan membuat pastry, studi kasus, hingga latihan kelompok.

Di akhir kegiatan, peserta akan menjalani asesmen keterampilan dan menghasilkan lebih dari seratus karya kuliner.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Indonesia dan Prancis menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi pendidikan vokasi. Khususnya dalam bidang kuliner, hospitality dan pariwisata.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense