Dark/Light Mode

Pemda Siap Kawal Penyaluran Program Makan Bergizi Gratis

Selasa, 23 September 2025 19:04 WIB
Petugas menyiapkan Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum disalurkan ke warga. Pemda didorong ikut mengawasi agar kualitas gizi dan keamanan makanan terjamin. (Foto: Media Gerindra)
Petugas menyiapkan Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum disalurkan ke warga. Pemda didorong ikut mengawasi agar kualitas gizi dan keamanan makanan terjamin. (Foto: Media Gerindra)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Daerah berharap Pemerintah Pusat melibatkan Pemerintah Daerah untuk memantau penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bupati Indramayu, Lucky Hakim menegaskan perlunya peran Pemda dalam memastikan kualitas gizi dan keamanan makanan MBG.

"Setiap dapur MBG memang sudah ada pengawas dan ahli gizi. Namun, nyatanya kejadian keracunan masih berulang. Pemda lebih tahu kearifan lokal, sehingga pengawasan dari hulu ke hilir akan lebih efektif bila dilibatkan," jelas Lucky, dalam keterangannya, Selasa (23/9/2025). 

Baca juga : Terima Serikat Pekerja Di Senayan, Puan Pastikan Perlindungan Buruh

Sementara, pakar gizi masyarakat dr. Tan Shot Yen menilai pelibatan Pemda sangat penting. Menurutnya, BGN tidak bisa berjalan sendiri tanpa melibatkan Dinas Kesehatan, Puskesmas dan Posyandu yang sudah terbiasa mengelola sistem gizi di daerah.

"BGN terlalu eksklusif. Padahal, Puskesmas dengan fungsi kesehatan lingkungan (kesling) dan UKS bisa menjadi garda depan supervisi. Posyandu pun punya jaringan hingga akar rumput," kata Tan Shot Yen.

Baca juga : Sore Ini, Arema FC Siap Jalani Laga Berat

Dia menambahkan, pola kebijakan MBG yang terlalu top down akan sulit berjalan efektif. "Kebijakan seharusnya digeser secara bertahap agar stakeholder di daerah mendapat wewenang lebih besar," tegasnya.

Untuk itu, Tan Shot Yen mendorong agar BGN bersinergi dengan Kemendagri dan kementerian terkait, untuk membuka ruang kolaborasi hingga level daerah. Dengan begitu, dinas kesehatan, Puskesmas, dan Posyandu bisa berperan aktif dalam sistem pengawasan dan monitoring MBG. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.