BREAKING NEWS
 

KJRI Cape Town Gelar Pelatihan Life Skills Dan Komunikasi Publik Untuk ABK

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Selasa, 21 Oktober 2025 07:54 WIB
Konsul Jenderal RI untuk Cape Town Tudiono (ketiga kanan) bersama para ABK yang mengikuti pelatihan di KJRI Cape Town, Afrika Selatan, Senin (20/10/2025). (Foto KJRI Cape Town)

RM.id  Rakyat Merdeka - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Cape Town, Afrika Selatan (Afsel), kembali menyelenggarakan pelatihan Life Skills dan Forum Komunikasi Publik (FKP) bagi para Anak Buah Kapal (ABK) warga megara Indonesia (WNI) yang tengah bersandar di Pelabuhan Cape Town. 

Dikutip dari keterangan tertulis KJRI Cape Town, Senin (20/10/2025), saat ini ada 350 ABK yang sedang bersandar di kota tersebut. Pelatihan diikuti lebih dari 80 ABK dari 22 kapal yang beroperasi di berbagai perairan Afrika Selatan.

Dalam kegiatan kali ini KJRI menghadirkan diaspora Indonesia di Cape Town Nadeem sebagai narasumber. Dia membawakan materi bahasa Inggris dasar dan pengenalan budaya Afrika Selatan, untuk membantu ABK lebih percaya diri dalam berkomunikasi di tempat kerja yang multikultural.

Baca juga : Kemenag Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Pengelola Zakat dan Wakaf di Maluku

Konsul Jenderal RI Cape Town Tudiono dalam sambutannya menegaskan, kegiatan ini penting untuk meningkatkan kemampuan ABK dalam menghadapi situasi-situasi yang penuh tantangan saat berlayar. Utamanya adalah meningkatkan keselamatan kerja, kemampuan berkomunikasi dengan baik terkait dengan pekerjaan sebagai ABK.

"Penguasaan bahasa Inggris akan meningkatkan kemampuan komunikasi dengan masyarakat antar bangsa yang multikultur," ujar Tudiono.

Adsense

Dia menambahkan, kemampuan yang baik dalam menerjemahkan perintah di kapal, akan sangat mendukung keselamatan dalam bertugas.

Baca juga : HUT Ke-80 TNI, Kapolri Tegaskan Komitmen Sinergi TNI-Polri Untuk NKRI

Pemahaman budaya lokal, sambungnya, akan banyak membantu ABK untuk menjaga diri di lingkungan masyarakat asing dan menjaga citra sebagai insan Indonesia. 

Sulit Kirim Uang Ke Tanah Air

Selain pelatihan, KJRI juga menggelar Forum Komunikasi Publik (FKP) yang difokuskan pada peningkatan pelayanan publik bagi ABK. 

Dalam forum ini, tim KJRI menjelaskan prosedur resmi perpanjangan paspor, buku pelaut, serta mekanisme pendampingan kasus. KJRI juga menyampaikan komitmen untuk mencegah praktik pungutan liar dengan menyediakan kanal pelaporan langsung yang mudah diakses.

Baca juga : Satukan Donatur & Panti Asuhan, Krisan Valerie Sangari Inisiasi Baku Bantu Sulut

Para peserta menyampaikan apresiasi atas pelayanan dan keterbukaan KJRI. Mereka juga menyoroti kendala umum terkait pengiriman uang ke Indonesia. KJRI merespons dengan penjelasan mengenai upaya koordinasi bersama bank BUMN dan Bank Indonesia untuk mencari solusi jangka panjang, sambil memanfaatkan layanan transfer resmi yang tersedia di Benua Hitam itu.

Dalam sesi interaktif, narasumber Nadeem mendorong peserta untuk percaya diri menggunakan bahasa Inggris, serta menceritakan sejarah panjang hubungan Indonesia–Afrika Selatan, termasuk kontribusi komunitas Cape Malay yang memiliki akar budaya Nusantara.

Acara berlangsung lancar, hangat, dan penuh semangat kebersamaan, ditutup dengan santap siang dan ramah tamah antara KJRI dan para ABK.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense