Dark/Light Mode

TBIG Gelar Pelatihan Kesehatan di Kalimantan, Tingkatkan Literasi Masyarakat

Jumat, 12 September 2025 09:15 WIB
Foto: TBIG.
Foto: TBIG.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) mengembangkan program Corporate Social Responsibility atau CSR di bidang kesehatan berbasis edukasi kesehatan, dan peningkatan kualitas gizi masyarakat di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).

Selama bulan Agustus lalu, TBIG menjalankan program CSR di bidang kesehatan berupa edukasi 3P (Pola Hidup Sehat, Pola Konsumsi Sehat, dan Pola Sanitasi Sehat) yang berdampak pada 4.204 masyarakat di Pulau Kalimantan.

Chief of Business Support Officer TBIG, Lie Si An menuturkan, program CSR TBIG berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui edukasi kesehatan.

“Kami ingin memastikan masyarakat memiliki pemahaman yang baik tentang konsumsi sehat, sanitasi, dan pola hidup sehat,” jelasnya dalam siaran pers, Jumat (12/9/2025).

Tidak hanya itu, TBIG juga memberikan bantuan makanan bergizi kepada 2.400 warga masyarakat di enam desa di provinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah.

Baca juga : Tuding Pemain Italia Hina Pemainnya, Timnas Israel Lebay!

“Bantuan makanan bergizi kami salurkan untuk mendukung tumbuh kembang anak,” tutur Lie Si An.

Rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari program Bakti Sosial Bersama Untuk Indonesia yang menjangkau 80 desa dari Aceh hingga Papua dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia. Hingga akhir 2025, TBIG menargetkan lebih dari 500 kegiatan serupa terlaksana di seluruh Indonesia.

Presiden Direktur TBIG Herman Setya Budi menegaskan, kesehatan adalah fondasi dari pembangunan manusia.

“Dan literasi kesehatan merupakan kunci agar masyarakat dapat menjaga dirinya secara mandiri,” tuturnya.

Data penelitian terbaru menunjukkan bahwa hampir separuh masyarakat Indonesia masih memiliki literasi kesehatan rendah.

Baca juga : SKK Migas dan Pertamina EP Dukung Petani Lewat Peningkatan Irigasi & Jalan Usaha

Jyrnal berjudul Health literacy and associated factors among patients with chronic diseases in Indonesia, yang diterbitkan Maret 2025 di Journal of Public Health (Jerman) menemukan bahwa 33 persen pasien berada pada kategori problematik dan 16,2 persen inadequate. Dapat dikatakan bahwa 49 persen responden memiliki tingkat literasi kesehatan yang rendah.

Sementara itu, penelitian lain di sejumlah puskesmas di Indonesia menunjukkan kondisi lebih memprihatinkan; sebanyak 60–80 persen responden memiliki literasi kesehatan rendah dan tidak memadai.

“Fakta ini menjadi alarm bagi kita semua, termasuk dunia usaha, untuk turun tangan,” tegas Herman.

Melalui program edukasi kesehatan dan bantuan gizi, TBIG ingin hadir bukan hanya sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang lebih sehat dan berdaya.

“Kami percaya bahwa investasi pada kesehatan masyarakat hari ini adalah investasi untuk masa depan Indonesia yang lebih kuat,” ucapnya.

Baca juga : Gelar Diskusi Publik, PSI NTT Ingatkan Pentingnya RUU Perampasan Aset

Herman menambahkan, TBIG mendasari seluruh program CSR dengan prinsip-prinsip ESG, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), serta panduan ISO 26000.

“Dengan pendekatan ini, kami memastikan setiap program CSR tidak hanya berdampak sesaat, tetapi berkelanjutan, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” tandas Herman.

Eva, warga Desa Tumbang Tukun, Kapuas Tengah, Kalimantan Tengah mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada Tower Bersama Group yang telah mengadakan aksi Bangun Sehat Bersama.

Dia mengaku mendapat banyak pengalaman baru tentang menjaga kesehatan mulut dan gigi, serta cara mencuci tangan yang benar.

“Kami merasa terbantu dan berharap kegiatan ini dapat berlanjut untuk membekali kami dalam hal kesehatan maupun lainnya,” ucap Eva.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.