RM.id Rakyat Merdeka - Jaringan layanan kesehatan terbesar di Negara Bagian Maine, Amerika Serikat (AS), MaineHealth, tidak sengaja mengirim surat kematian kepada lebih dari 500 pasien yang masih hidup. Kesalahan ini terjadi gara-gara gangguan pada sistem komputer otomatis pihak ketiga pada 20 Oktober lalu.
Melansir Fox News, sebanyak 521 surat keluar secara otomatis dan masing-masing ditujukan kepada pasien. Isinya seolah-olah penerimanya sudah meninggal. MaineHealth kemudian menyampaikan permintaan maaf secara resmi, Rabu (5/11/2025).
Baca juga : Progres Capai 30 Persen, Menteri KP Target 65 Kampung Nelayan Selesai Tahun Ini
Pihak rumah sakit menegaskan, tidak ada pasien yang benar-benar tercatat meninggal dalam catatan medis. Jadi, pelayanan medis tetap berjalan seperti biasa.
Beberapa pasien yang menerima surat kematian itu mengaku sangat terguncang. Padahal, dia tidak sedang mengalami penyakit serius.
Baca juga : Trisakti Edukasi WNI di Taiwan Tentang Kesehatan Gigi dan Senyum Bahagia
“Saya memang pernah menjalani beberapa tes, dan dokter saya bekerja di MaineHealth. Tapi saya belum pernah dirawat di rumah sakit karena hal serius yang bisa membuat saya meninggal. Saya benar-benar tidak tahu dari mana mereka mendapat informasi itu," protes pasien yang tidak disebutkan namanya itu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.