BREAKING NEWS
 

Kemlu Gelar Dialog Lintas Agama Dan Budaya

RI Jadi Role Model Toleransi Uni Eropa

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : UJANG SUNDA
Sabtu, 29 November 2025 06:10 WIB
Wakil Kepala Misi Delegasi Uni Eropa (UE) untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Stephane Mechati (kanan) dan Direktur Diplomasi Publik Kemlu RI Ani Nigeriawati pada acara Indonesia–UE Interfaith and Intercultural Dialogue (Dialog Lintas Agama dan Lintas Budaya), di Kemlu RI, Jakarta, Kamis (27/11/2025). Foto: Larasati Dyah Utami/RM

 Sebelumnya 
Direktur Diplomasi Publik Kemlu RI Ani Nigeriawati mengatakan, dialog ini berlangsung hingga 1 Desember 2025 di Jakarta dan Yogyakarta. Pesertanya meliputi berbagai tokoh lintas agama serta unsur generasi muda, termasuk mahasiswa dari berbagai universitas.

“Tujuannya agar mereka memperoleh pemahaman lebih luas mengenai kerja sama Indonesia–Uni Eropa dan langkah-langkah untuk mempererat hubungan tersebut ke depan,” ujar Ani.

Baca juga : Incar Juara Umum, PBSI Rombak Daftar Pemain

Dialog lintas agama dan lintas budaya antara Indonesia dan UE terakhir digelar pada 2012. Meski banyak hal berubah dalam 13 tahun terakhir, posisi Indonesia sebagai role model kehidupan harmonis antarumat beragama dan antarbudaya tetap relevan. Indonesia terus dipandang sebagai contoh bagaimana keragaman dapat dikelola secara damai dan toleran.

Mutual understanding seperti ini, menurut Ani, harus terus dipelihara karena menjadi pondasi penting upaya Indonesia mempromosikan perdamaian dunia.

Baca juga : Melliza Xaviera Putri Yulian, Nyinden Di Final Miss International

“Delegasi Uni Eropa akan kami ajak mengunjungi Masjid Istiqlal, melihat Terowongan Silaturahim yang menghubungkan Istiqlal dan Katedral, serta berbagai lokasi di Yogyakarta untuk melihat langsung keberagaman Indonesia,” paparnya.

Indonesia dan UE memiliki sejarah panjang dalam kerja sama lintas iman dan budaya. Termasuk melalui Indonesia Interfaith Scholarship (IIS) periode 2012–2019 yang diselenggarakan Kemlu RI, Kementerian Agama, serta KBRI Brussels, Belgia. Program ini mengundang peserta dari negara-negara anggota UE untuk melihat langsung ragam budaya dan praktik toleransi di Indonesia.

Baca juga : Dipastikan TNI AU, Tak Ada Pesawat Asing Masuk Ke Bandara IMIP

Interfaith and Intercultural Dialogue 2025 memperluas kerja sama itu dengan mendorong pertukaran lebih luas antara komunitas agama di Eropa dengan lanskap kekayaan agama dan kepercayaan di Indonesia—mulai dari Islam, Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu hingga berbagai kepercayaan adat. LDU

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Sabtu, 29 November 2025 dengan judul "Kemlu Gelar Dialog Lintas Agama Dan Budaya RI Jadi Role Model Toleransi Uni Eropa"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense