BREAKING NEWS
 

Prabowo Kunjungi Pakistan, Merah Putih Hiasi Jalan-jalan Islamabad

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : UJANG SUNDA
Senin, 8 Desember 2025 22:37 WIB
Foto Presiden Prabowo Subianto dipajang berdampingan dengan foto PM Pakistan Shehbaz Sharif dan Presiden Pakistan Asif Ali Zardari di sepanjang jalan kompleks pemerintahan Pakistan. (Foto: Laras/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Islamabad, Pakistan, selama dua hari, 8-9 Desember 2025. Kunjungan ini untuk memperkuat hubungan bilateral Islamabad dan Jakarta

Sehari jelang kedatangan Prabowo, Minggu (7/12/2025), Bendera Merah Putih berkibar menghiasi jalan-jalan besar di kompleks pemerintahan Pakistan di Ibu Kota Islamabad. Sang Saka Merah Putih dikibarkan berdampingan dengan bendera Pakistan, yang identik dengan hijau dan putih dengan bulan sabit di tengahnya. Hal ini menunjukkan kedekatan hubungan dua negara, yang mayoritas penduduknya beragama Islam. 

Foto-foto Presiden Prabowo dipajang berdampingan dengan foto Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif dan Presiden Pakistan Asif Ali Zardari di sepanjang jalan kompleks pemerintahan, yang biasa disebut red zone. Dinamakan red zone, karena tidak sembarangan orang bisa masuk ke kompleks itu. Beberapa penjaga bersenapan laras panjang dengan wajah sangar ditempatkan di pintu masuk kompleks pemerintahan tersebut.  

Area itu dianggap sangat sensitif secara keamanan karena terdapat gedung-gedung eksekutif, legislatif dan yudikatif yang menjadi pilar pemerintahan. Di red zone, tepatnya di kompleks diplomatik (diplomatic enclave), terdapat sejumlah kedutaan besar negara sahabat Pakistan, termasuk Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) Islamabad. 

Baca juga : Prabowo Puji Bahlil: Orangnya Sangat Cerdas Dan Setia

Memasuki musim dingin, suhu udara Islamabad mencapai 15 derajat celcius. Namun, udara dingin tidak menyurutkan semangat para staf KBRI untuk mempersiapkan kedatangan Presiden Prabowo. 

Presiden Prabowo tiba di Islamabad Senin (8/12/2025). Kunjungan ini dilakukan sehari setelah Prabowo meninjau penanganan bencana banjir di Aceh.

Adsense

Ini merupakan kunjungan kenegaraan perdana Prabowo ke Pakistan. Kunjungan RI 1 berlangsung atas undangan Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif. PM Pakistan sebelumnya berkunjung ke Indonesia pada 5-7 Oktober 2025. 

Pertemuan Prabowo dan Sharif akan berlangsung di kediaman PM Pakistan atau yang dikenal dengan Prime Minister's House, yang juga ada di red zone. Prabowo juga dijadwalkan bertemu dengan Presiden Asif Ali Zardari di Istana Kepresidenan Aiwan-e-Sadr, tak jauh dari Prime Minister's House. 

Baca juga : Prabowo Bangun Kembali Rumah Rusak Pascabencana, Warga Padang Pariaman: Alhamdulillah!

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Pakistan mengatakan, Presiden Prabowo juga akan bertemu Kepala Staf Angkatan Darat dan Pertahanan Syed Asim Munir. Pejabat tinggi kedua negara juga dijadwalkan akan saling bertemu dan menandatangani perjanjian kerja sama. 

“Kedua pihak akan membahas agenda luas yang bertujuan untuk lebih memperkuat hubungan Pakistan-Indonesia dan menjajaki peluang kerja sama baru, termasuk perdagangan, investasi, pertahanan, kesehatan, teknologi informasi, iklim, pendidikan, dan budaya,” tulis pernyataan Kemlu Pakistan.

Duta Besar (Dubes) Pakistan untuk Indonesia Zahid Hafeez Chaudhri mengatakan, kunjungan ini penting karena bertepatan dengan peringatan ke-75 tahun terjalinnya hubungan diplomatik keda negara. Ia berharap, kunjungan ini akan membawa era baru dalam persahabatan dan kerja sama Pakistan–Indonesia.

Sebagai dua negara mayoritas Muslim besar, hubungan kedua negara tidak hanya bersifat politis. Hubungan Pakistan dan Indonesia juga didasari nilai bersama dalam agama, sejarah, dan solidaritas dunia Islam.

Baca juga : Prabowo Kerahkan Kekuatan Nasional Percepat Pemulihan Aceh Dan Sumatera

"Kami telah menyiapkan program yang sangat komprehensif, yang mencakup pemahaman kerja sama di sektor ekonomi, sektor perdagangan, sektor pertahanan dan keamanan, serta pendidikan dan kesehatan yang akan sangat penting," kata Dubes Chaudhri kepada Rakyat Merdeka.

Nilai perdagangan bilateral antara Indonesia dan Pakistan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024, perdagangan mencapai 4,2 miliar dolar AS (sekitar Rp 67,2 triliun). Kunjungan Presiden Prabowo ke Pakistan diharapkan meningkatkan pertumbuhan ekonomi kedua negara yang saling menguntungkan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense