RM.id Rakyat Merdeka - Menjelang akhir 2025, Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem AlDhaheri, menggelar bincang santai bersama 46 jurnalis dari berbagai media cetak, online, televisi, dan radio di kediamannya di kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat malam (5/12/2025).
Dalam suasana yang hangat dan akrab itu, Dubes AlDhaheri tidak hanya berbagi cerita ringan. AlDhaheri juga menyinggung sejumlah isu penting, termasuk bencana banjir di Sumatera.
Kabar duka tersebut tidak luput dari perhatian AlDhaheri. Dia menyampaikan belasungkawa mendalam sekaligus menegaskan kesiapan Pemerintah UEA untuk membantu Indonesia.
“Kami hanya menunggu kesediaan Pemerintah Indonesia untuk menerima bantuan negara sahabat,” ujarnya.
Baca juga : Danone Indonesia Perkuat Kolaborasi Bantu Korban Banjir di Sumatra
Dia menegaskan, UEA tidak pernah ragu menurunkan bantuan bagi Indonesia. “Sudah banyak contoh konkret. Di bidang kesehatan, kami mendukung pembangunan rumah sakit jantung. Kami juga bantu di sektor transportasi dan banyak lagi,” tuturnya.
AlDhaheri menambahkan, ia telah menerima arahan langsung dari kabinet UEA untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Indonesia terkait perkembangan situasi di Sumatera.
“Saya mendapat telepon dari kabinet, yang meminta saya berkonsultasi dengan Kemente rian Luar Negeri Indonesia,” katanya.
Acara ini berlangsung dengan suasana cair. Dubes AlDhaheri membawa sepiring besar luqaimat dan kurma sebagai teman ngobrol. “Biar tidak kehabisan tenaga waktu ngobrol. Ayo kita lanjut,” ujarnya sambil menyajikan kopi kepada para tamu.
Baca juga : Komisi VIII Apresiasi Respons Cepat Pemerintah Tangani Banjir Sumatera
Dubes AlDhaheri juga menunjukkan sikap terbuka. “Ambil gambar sesuka kalian. Pilih pose paling bagus ya,” katanya berseloroh.
Selama hampir dua jam, obrolan meluas dari soal cuaca Jakarta yang mulai sering hujan, hingisu internasional. Di tengah percakapan, ia juga menanyakan apakah tim Kedutaan UEA sudah cukup membantu para jurnalis.
“Kalau ada yang susah dihubungi, lapor ke saya,” tegasnya.
Dia menyebutkan, salah satu resolusinya untuk tahun 2026 meningkatkan responsivitas tim Kedutaan UEA terhadap para jurnalis.
Baca juga : Ketua KPK Kerahkan Jajarannya Awasi Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera
“Kami ingin siap memberi ja mwaban apapun yang teman-teman butuhkan, meskipun itu pertanyaan sensitif,” janjinya.
Menjelang akhir acara, perbincangan berpindah ke ruang makan. Hidangan nasi kebuli dengan domba bakar menjadi menu utama. Sesi santap malam ini kemudian ditutup dengan deretan makanan penutup seperti sup buah, tiramisu, puding kopi cokelat, dan teh cengkeh.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.