BREAKING NEWS
 

Cengah Ketergantungan Mineral Langka China, AS Luncurkan Pax Silica

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Selasa, 16 Desember 2025 17:12 WIB
(Dari kiri) Jacob Helberg bersama perwakilan Kementerian Ekonomi Australia Helen Wilson, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Israel Avi Simhon, Senior Deputy Kemlu Jepang Takeshi Akahori, Wakil Menlu Korsel Jina Kim, perwakilan Kemlu Singapura Kai Fong Chong, dan perwakilan Kemlu Inggris Oliver Ilott usai penandatanganan Pax Silica di Washington DC, Amerika Serikat, 11 Desember 2025. (Foto US Departement of State)

RM.id  Rakyat Merdeka - Amerika Serikat (AS) meluncurkan "Pax Silica" di Washington DC pada 11 Desember 2025 bersama tujuh sekutu. Upayanya itun untuk menahan langkah China yang menguasai rantai pasokan chip komputer dan mineral langka rare earth mineral.

Wakil Menteri Luar Negeri AS Urusan Ekonomi, Jacob Helberg, menjelaskan bahwa AS bersama Jepang, Korea Selatan, Singapura, Belanda, Inggris, Israel, dan Australia sepakat membentuk ekosistem mineral dan chip komputer yang inklusif.

"Pasokan mineral langka dan produksi chip komputer saat ini dikuasai satu pemain. Kami tidak akan membiarkan ini berlangsung lama," tegas Helberg dalam jumpa pers online, Selasa (16/12/2025).

Langkah ini melanjutkan upaya pemerintahan Trump ingin mengurangi ketergantungan AS pada China. Helberg menambahkan, kerja sama ini bertujuan menciptakan sistem aman untuk pasokan teknologi, mulai dari mineral penting hingga infrastruktur kecerdasan buatan.

Baca juga : Prabowo Cek Pengungsi Di Langkat: Kalian Keluarga, Tidak Akan Kami Tinggalkan

Penandatanganan kesepakatan ini menjadi pembuka Konferensi Tingkat Tinggi Pax Silica, yang turut disaksikan perwakilan Uni Eropa, Taiwan, dan Kanada.

Nama Pax Silica berasal dari bahasa Latin: *pax* berarti damai dan makmur, sedangkan *silica* menunjuk pada silikon, bahan penting chip komputer untuk kecerdasan buatan. Koalisi ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada satu atau beberapa negara sekaligus melindungi teknologi strategis.

Adsense

Helberg menekankan bahwa negara-negara dalam koalisi dapat menghalangi upaya China membeli infrastruktur vital seperti pelabuhan dan jalur transportasi. “Ini demi kepentingan bersama, agar China tidak menguasai hub transportasi untuk pengembangan teknologi kita,” jelasnya.

Tujuh negara yang masuk inisiatif ini dipilih berdasarkan kekuatan teknologi dan sumber daya mineralnya. Israel dikenal dengan teknologi superkomputernya, sementara Jepang dan Korea Selatan unggul di bidang robotika.

Baca juga : OTT Lampung Tengah: KPK Sudah Tetapkan Tersangka, Diumumkan Hari Ini

Meski demikian, Washington menegaskan tidak ingin bersitegang langsung dengan Beijing dan tetap mengupayakan hubungan positif dan stabil dengan Asia Timur.

Sejak era Trump, AS telah berupaya mengamankan rantai pasok mineral penting melalui berbagai inisiatif. Pemerintahan Biden kemudian meluncurkan Minerals Security Partnership untuk mendorong investasi dan keahlian Barat ke sektor pertambangan negara berkembang.

Namun, dominasi China di pasar logam dan mineral langka masih besar. Menurut International Energy Agency, China menguasai lebih dari 90 persen kapasitas rare earth mineral dan magnet permanen global, jauh di atas Malaysia di posisi kedua dengan 4 persen.

Helberg menegaskan, berbeda dari inisiatif era Biden yang melibatkan banyak negara, fokus Pax Silica kini sempit pada produsen mineral langka dan chip komputer.

Baca juga : Juventus Menang, Copenhagen dan Ajax Bangkit, PSG Tertahan di Bilbao

“Kami ingin menciptakan Amerika yang kuat secara teknologi dan tidak bergantung pada pasokan mineral China. Bukan sekadar melawan China tanpa tujuan,” tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense