Dark/Light Mode

Shalawat Kebangsaan Kemenag Gaungkan Kerukunan dan Kebaikan Zakat-Wakaf

Sabtu, 29 November 2025 19:33 WIB
Shalawat Kebangsaan bertema Mensyukuri Rahmat, Merawat Kerukunan Umat, dan Menebar Kebaikan Zakat dan Wakaf, di Masjid Al Akbar Surabaya, Jumat (28/11/2025). (Foto: Dok. Kemenag)
Shalawat Kebangsaan bertema Mensyukuri Rahmat, Merawat Kerukunan Umat, dan Menebar Kebaikan Zakat dan Wakaf, di Masjid Al Akbar Surabaya, Jumat (28/11/2025). (Foto: Dok. Kemenag)

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Ditjen Bimas Islam, Kementerian Agama (Kemenag), menggelar Shalawat Kebangsaan bertema “Mensyukuri Rahmat, Merawat Kerukunan Umat, dan Menebar Kebaikan Zakat dan Wakaf” di Masjid Al Akbar Surabaya, Jumat (28/11/2025). Acara yang menjadi bagian dari rangkaian The Wonder of Harmony ini dihadiri puluhan ribu jamaah dan disiarkan ke seluruh Indonesia melalui kanal daring.

Sebelum rangkaian shalawat dimulai, Kemenag menyerahkan bantuan kemanusiaan bagi keluarga korban bencana yang terjadi beberapa waktu lalu. Bantuan ini dihimpun secara gotong royong oleh jajaran Kemenag, mulai dari tingkat pusat hingga daerah, dengan dukungan banyak pihak. Total dana yang terkumpul mencapai sekitar Rp 1,3 miliar, dan sebagian telah mulai disalurkan.

Pada kesempatan tersebut, diserahkan secara simbolis bantuan kepada 10 keluarga korban meninggal dunia, masing-masing sebesar Rp 10 juta. Selain itu, Dharma Wanita Persatuan Pusat Kemenag turut menyalurkan bantuan sebesar Rp 295 juta untuk keluarga korban musibah di Pondok Pesantren Al-Khozini.

Baca juga : Kemenhut Tegaskan Komitmen Perhutanan Sosial Dan Pengakuan Hutan Adat

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan shalawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Hadir pula perwakilan pemerintah daerah, pimpinan lembaga zakat dan wakaf, tokoh agama, dan ASN Kemenag. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh antusiasme jamaah.

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan sambutan melalui video. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan ruang spiritual dan kebangsaan yang menguatkan nilai solidaritas sosial melalui zakat dan wakaf.

“Melalui zakat dan wakaf, umat Islam diajak mensyukuri anugerah Allah sekaligus menebar kepedulian, solidaritas, dan semangat gotong royong untuk memperkuat kesejahteraan dan harmoni sosial,” kata Menag.

Baca juga : Bantu Korban Longsor Banjarnegara, Kemensos Dirikan Dapur Umum dan Kirim Logistik

Direktur Jenderal Bimas Islam, Abu Rokhmad, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum memperkuat peran masyarakat dalam ekosistem pengelolaan zakat dan wakaf.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran umat, memperkuat kerukunan, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pembinaan dan pengawasan agar pengelolaan zakat dan wakaf semakin transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Waryono Abdul Ghafur, menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini berlandaskan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf, sebagai bagian dari kebijakan Kementerian Agama untuk memperluas kemaslahatan dan dampak sosial zakat dan wakaf bagi masyarakat.

Baca juga : Malut United Bidik Kemenangan Ke-6 Beruntun Lawan Persita

Rangkaian acara ditutup dengan doa untuk keselamatan bangsa. Agenda berikutnya, Walk for Harmony, akan digelar pada Minggu (30/11/2025), di lokasi yang sama dan diperkirakan diikuti lebih dari 30.000 peserta.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.