Dark/Light Mode

Taktik KPK Gali Keterangan Saksi, dari Ngobrol Soal Hobi hingga Lacak Pacar

Rabu, 19 November 2025 07:42 WIB
Foto: M. Wahyudin/RM.
Foto: M. Wahyudin/RM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap strategi dalam pemeriksaan saksi yang sulit didalami. Penyidik KPK bakal lebih lebih dahulu mengecek latar belakang saksi yang diperiksa, hingga ke kehidupan pribadi.

Pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Brigjen Asep Guntur Rahayu mengatakan, teknis yang dilakukan penyidik hampir serupa dengan jaksa penuntut umum. Mulanya melakukan profiling pihak yang akan diperiksa.

Baca juga : Sekolah Damai di Bali Bentengi Siswa dari Ideologi Intoleran dan Kekerasan

"Kita lihat dulu, oh, ini siapa nih yang mau diperiksa hari ini? Oh, si A misalkan. Kita lihat dulu. Oh, ini kayaknya banyak pacarnya, gitu kan. Seperti itu," kata Asep di Bogor, Jawa Barat, Selasa (18/11/2025).

Asep menambahkan, jika seorang saksi memiliki pacar yang banyak, ada kecenderungan untuk berbohong. Sementara jika saksi cenderung religius, pendekatan penyidik dalam pemeriksaan akan lebih agamis.

Baca juga : Mikroplastik Mengintai Manusia Mulai Udara, Air, Hingga Pangan

"Maksudnya banyak pacarnya, gini. Nah, itu kita hati-hati. Kenapa? Kalau orang banyak kenalannya, banyak pacarnya gitu kan, ada will-nya, itu biasa berbohong berarti kan," ucap dia.

Penyidik juga akan mencari tahu kesukaan dari saksi yang akan diperiksa seperti salah satunya hobi. Sebelum masuk materi pemeriksaan, penyidik akan lebih dulu ngobrol terkait hal yang disukainya.

Baca juga : SPPG Polri Terapkan Standar Food Safety Untuk Program MBG

Obrolan untuk memecah kecanggungan, seperti cerita soal keluarga, hobi, dan lainnya. Hingga akhirnya masuk ke materi pemeriksaan.

"Kita akhirnya untuk bongkar, bongkar. Nah, teknik pertama, mungkin sama juga rekan-rekan yang biasa jurnalis investigatif kan biasa. Cari dulu kesalahan yang utamanya, set, kita tunjukin salahnya," sambungnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.