BREAKING NEWS
 

PM Australia Usulkan Pahlawan Pantai Bondi Masuk Daftar Special Honour List

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Rabu, 24 Desember 2025 22:44 WIB
PM Australia Anthony Albanese saat mengunjungi pahlawan Pantai Bondi Ahmed Al Ahmed di RS St George, Sydney. (Foto: IG @albomp)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese berencana mencantumkan nama-nama pahlawan serangan teror Pantai Bondi yang telah menewaskan 15 orang dan melukai lebih dari 40 orang, ke dalam Daftar Penghargaan Khusus  (Special Honour List) untuk menghormati jasa mereka. Seperti halnya korban bom Bali dan korban kecelakaan pesawat MH17. 

Daftar Penghargaan Khusus akan mengakui mereka yang dinominasikan dan direkomendasikan untuk penghargaan keberanian atau jasa, berdasarkan sistem Penghargaan dan Tanda Jasa Australia atas tindakan mereka selama dan setelah serangan tersebut.

Jika disetujui, penghargaan ini akan diumumkan pada tahun 2026.

“Hari ini, saya telah menulis surat kepada Gubernur Jenderal untuk menyusun Special Honour List sebagai tanggapan atas serangan teroris di Pantai Bondi pada 14 Desember 2025,” kata Albanese dalam keterangan yang dipublikasikan Kantor PM Australia, Rabu (24/12/2025).

Baca juga : Penembakan Maut Di Pantai Bondi, Seorang Tukang Buah Jadi Pahlawan

Albanese menuturkan, apa yang terjadi di Pantai Bondi menunjukkan sisi terburuk kemanusiaan. Ada kebencian, antisemitisme, dan kekerasan. Namun, peristiwa tragis itu juga menunjukkan sisi terbaiknya.

“Orang-orang berlari menuju bahaya. Mereka bertaruh nyawa untuk membantu orang lain. Bukan karena mereka harus melakukannya, tetapi karena itu adalah hal yang benar untuk dilakukan,” papar Albanese.

Adsense

Ahmed Al Ahmed, pemilik toko tembakau kelahiran Suriah yang saat ini dirawat di RS St. George di wilayah selatan Sydney, dipuji sebagai pahlawan karena melucuti senjata salah satu penyerang selama insiden penembakan, yang menyasar komunitas Yahudi yang tengah merayakan Hanukkah di Pantai Bondi.

Pelaku penyerangan adalah ayah dan anak asal India, Sajid Akram (50) dan Naveed Akram (24). 

Baca juga : Pertamina Salurkan Bantuan Bencana Sumatera, Bupati Tanah Datar Beri Apresiasi

Dua korban: Boris dan Sofia Gurman, juga melakukan perlawanan terhadap kedua pria bersenjata itu.

Rencana Kunjungan Presiden Israel 

Albanese juga mengonfirmasi, Presiden Israel Isaac Herzog telah menerima undangan untuk mengunjungi Australia lewat pembicaraan telepon, Selasa (23/12/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Herzog mengungkapkan keterkejutan dan kekecewaan yang mendalam, sekaligus belasungkawa yang tulus kepada para korban Bondi.

Di media sosial, Herzog menekankan pentingnya mengambil semua tindakan hukum untuk memerangi peningkatan antisemitisme, ekstremisme, dan teror jihad yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Baca juga : Penumpang Pelni Di Masa Nataru Diprediksi Melonjak

Melansir ABC News, Albanese menolak menjawab pertanyaan, apakah PM Israel Benjamin Netanyahu akan diundang untuk berkunjung. Albanese juga disebut enggan menanggapi Netanyahu terhadap kepemimpinannya.

"Kami telah mengundang Presiden Herzog, yang sepenuhnya sesuai untuk dikunjungi oleh kepala negara," katanya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense