BREAKING NEWS
 

Pemerintah Denmark Perkuat Pertahanan Greenland

Solidaritas Negara Di Benua Biru Menguat

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Kamis, 8 Januari 2026 04:03 WIB
Kapal Angkatan Laut Denmark terlihat melakukan patroli di Pulau Greenland pada 16 Maret 2025 di Nuuk, Greenland. (Foto Tangkapan Layar)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Denmark memperkuat pertahanan militernya di Greenland, usai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan ancaman untuk mengambil alih pulau terbesar di dunia itu.

Pemerintah Denmark memperkuat pertahanan militernya di Greenland, usai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan ancaman untuk mengambil alih pulau terbesar di dunia itu.

Para pemimpin Prancis, Inggris, Jerman, Italia, Polandia, Spanyol dan Denmark mengeluarkan pernyataan bersama yang menegaskan bahwa masa depan Greenland sepenuhnya berada di tangan Denmark dan rakyat Greenland.

“Keputusan terkait Denmark dan Greenland sepenuhnya berada di tangan Denmark dan Greenland. Hanya mereka yang berhak memutuskan,” demikian bunyi pernyataan bersama yang dirilis pada Rabu (7/1/2026).

Baca juga : Kemendagri Terbitkan Aturan Baru, Perkuat Peran BPBD Hadapi Ancaman Bencana

Para pemimpin Eropa juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas dan keamanan kawasan Arktik secara kolektif bersama sekutu NATO, termasuk AS. Mereka mengingatkan bahwa kawasan tersebut semakin strategis di tengah meningkatnya rivalitas global, utamanya denga n Rusia dan China.

“NATO telah menegaskan bahwa kawasan Arktik merupakan prioritas. Sekutu Eropa terus meningkatkan peran dan tanggung jawab mereka di wilayah ini,” lanjut pernyataan itu.

Perdana Menteri (PM) Polandia Donald Tusk menegaskan, solidaritas Eropa terhadap Denmark tidak perlu diragukan. Dia mengingatkan bahwa ancaman atau serangan terhadap sesama anggota NATO akan merusak fondasi aliansi pertahanan tersebut.

Adsense

“Tidak boleh ada anggota yang menyerang atau mengancam anggota lain dalam Pakta Pertahanan Atlantik Utara. Jika itu terjadi, NATO akan kehilangan maknanya,” ujar Tusk ke pada wartawan di Warsawa, Selasa (6/1/2026).

Baca juga : Pemerintah Bangun Tempat Pengolahan Sampah Jadi Energi Di 34 Titik

Dukungan serupa disampaikan Perdana Menteri Belanda Dick Schoof yang menyatakan persetujuannya terhadap pernyataan bersama tersebut melalui akun media sosial X.

Kekhawatiran di Eropa meningkat setelah AS melancarkan operasi militer di Venezuela pada Sabtu (3/1/2026). Operasi yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro, dianggap sebagai preseden berbahaya dalam hubungan internasional.

Sejumlah diplomat Eropa menilai, jika AS berani melakukan intervensi militer secara sepihak di Amerika Latin, tidak tertutup kemungkinan pendekatan serupa diterapkan di wilayah lain yang dianggap strategis, termasuk Greenland.

Dari dalam negeri AS, kritik ter hadap langkah Trump terus bermunculan. Senator Partai De mokrat Ruben Gallego memperingatkan bahwa komunitas internasional dan lembaga-lembaga demokrasi di AS tidak boleh menganggap remeh ancaman tersebut.

Baca juga : Kemenhut Lanjutkan Penanganan Pasca Bencana Di Aceh Utara Dan Sumatera Utara

“Bangun. Trump mengatakan dengan jelas apa yang ingin dia lakukan. Kita harus menghentikannya sebelum dia kembali menyerbu negara lain secara sepihak,” tulis Gallego melalui platform X.

PM Kanada Mark Carney juga menyatakan dukungannya, dan mengumumkan kunjungan Gubernur Jenderal Kanada Mary Simon, yang memiliki keturunan Inuit dan Menteri Luar Negeri Anita Anand ke Greenland pada awal bulan depan.

“Masa depan Greenland dan Denmark sepenuhnya ditentukan oleh rakyat Denmark,” kata Carney dilansir Euronews, Rabu (7/1/2026). 

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense