BREAKING NEWS
 

Dubes Faisal bin Abdullah Al-Amudi Rayakan Saudi Founding Day Sambil Bukber

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Sabtu, 28 Februari 2026 05:45 WIB
FOTO BARENG: Dubes Faisal bin Abdullah Al-Amudi (tengah) bersama Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (kanan), Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin (kedua kanan), Ketua MPR Ahmad Muzani (ketiga kanan), Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf (ketiga kiri), Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kedua kiri) dan putri Presiden ke-4 Indonesia Yenny Wahid (kiri) di perayaan Founding Day Arab Saudi di St.Regis Hotel, Jakarta, Selasa (24/2026). (Foto Diananda Rahmasari/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kedutaan Besar Arab Saudi di Indonesia merayakan Saudi Founding Day atau Hari Berdirinya Kerajaan Arab Saudi ke-299. Perayaan kali ini jauh lebih istimewa dari tahun sebelumnya. Karena, para tamu yang hadir merasakan kehangatan Ramadan di acara ini.

Para tamu diajak berbuka bersama untuk merayakan hari jadi Negeri Petro Dolar dengan penuh keakraban khas Timur Tengah (Timteng). Alunan musik akustik khas Timur Tengah menghibur para tamu undangan yang memadati Grand Ballroom St. Regis Hotel, Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Seluruh tamu mendapat sambutan hangat dari tuan rumah, Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia Faisal bin Abdullah Al-Amudi.

“Selamat datang, terima kasih sudah hadir di masa-masa genting,” canda Dubes Faisal mengacu pada jam jelang berbuka. Para tamu tertawa dengan gurauan sang tuan rumah.

Sajian khas berbuka seperti, kurma, teh hangat, kolak ubi dan pisang, kolak cendil, es buah, puding karamel, hingga kue kering sudah disiapkan panitia. Para tamu hanya tinggal duduk manis menunggu bedug berbuka puasa.

Baca juga : Dubes Arab Saudi Faisal bin Abdullah Al-Amudi Serahkan 100 Ton Kurma

Selain para diplomat negara sahabat, hadir juga para pejabat Pemerintah Indonesia. Antara lain Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra; Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian; Menteri Agama Nasaruddin Umar; Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf dan Wakil Menteri Haji dan Umroh Dahnil Anzar Simanjuntak.

Hadir juga Ketua MPR Ahmad Muzani; Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin; Gubernur Jakarta Pramono Anung; Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa; mantan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan.

Semua berbincang santai sambil menunggu azan Maghrib. Saat waktu berbuka tiba, adzan Maghrib pun dikumandangkan seorang muadzin dari Kedutaan Besar Arab Saudi.

Para tamu dipersilakan menikmati sajian berbuka. Dubes Faisal nampak sibuk memastikan para tamunya mendapat sajian berbuka.

Adsense

“Ayo kita buka puasa dulu. Habis itu mari shalat Maghrib bersama,” ajaknya.

Baca juga : Dubes Abdulla Salem Aldhaheri Ajak Airlangga Foto Bareng Elang Di UEA Day Ke-54

Di sudut ruangan acara, panitia sudah menyiapkan karpet khusus bagi yang ingin menunaikan salat Maghrib. Ketika salat berjamaah, tuan rumah dan para tamu meminta Menag Nasaruddin Umar menjadi imam.

Usai shalat Maghrib, para tamu pun diajak menikmati makan malam dengan sajian khas Negeri Padang Pasir. Ada kabsa, couscous, daging panggang, luqaimat, yang dilengkapi dengan teh dan kopi berempah.

Dalam sambutannya, Dubes Faisal mendoakan agar seluruh Muslim di Indonesia dapat melaksanakan puasa dengan lancar.

Kemudian, dia menegaskan komitmen Saudi dalam membantu menangani berbagai isu internasional dan kemanusiaan, serta kepentingan umat Islam.

“Kerajaan Arab Saudi didirikan atas prinsip dan pilar fundamental yang dicirikan oleh pendekatan yang teguh dan visi yang bijaksana dalam kebijakan dalam negeri dan luar negerinya,” tegasnya.

Baca juga : Olla Ramlan, Rayakan Ultah Pacar Brondong Di Lombok

Prinsip ini telah memperkuat posisi Arab Saudi di semua forum dan dalam berbagai isu internasional, kemanusiaan dan pemberian bantuan lainnya.

Dia menegaskan kesungguhan Arab Saudi untuk memenuhi kewajiban kemanusiaannya dalam menangani banyak isu penting di berbagai negara dan wilayah, tanpa mempertimbangkan hal-hal lain.

Dubes Faisal menambahkan, Arab Saudi telah memberikan perhatian dan kepedulian yang maksimal kepada Dua Masjid Suci dan tempat-tempat suci lain guna memberikan pelayanan kepada agama dan umat Islam.

Kerajaan Saudi, lanjutnya, telah berupaya dan akan terus mendukung dan memperjuangkan isu-isu bangsa-bangsa Arab dan Islam, berdasarkan keyakinannya terhadap peran Islam yang unik sebagai tempat kelahiran wahyu dan kiblatnya umat Islam di seluruh dunia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense