BREAKING NEWS
 

Militer AS Jatuhkan Bom GPS 2,27 Ton Ke Situs Rudal Bawah Tanah Iran

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Rabu, 18 Maret 2026 10:37 WIB
foto: X/@CENTCOM

RM.id  Rakyat Merdeka - Militer Amerika Serikat (AS) telah menjatuhkan bom berpemandu seberat 5.000 pon atau setara 2,27 kg yang dirancang untuk menembus target jauh di bawah tanah ke lokasi rudal Iran di sepanjang Selat Hormuz, Selasa (17/3/2026). Informasi ini disampaikan Pusat Komando AS (US Central Command) melalui platform X.

Iran saat ini tidak mengizinkan kapal-kapal dari AS, Israel, dan sekutunya untuk melintasi Selat Hormuz. Selat ini memiliki arti penting bagi rantai pasok minyak dan gas bumi dunia, serta berbagai komoditi penting lainnya. Gangguan di Selat Hormuz dapat menyebabkan lonjakan harga energi, serta terganggunya rantai pasok perdagangan internasional secara masif.

Baca juga : Aturan Turunan PP Tunas Terbit, Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Akses Medsos

"Beberapa jam lalu, pasukan AS berhasil menggunakan beberapa amunisi penetrator seberat 5.000 pound di situs rudal Iran di sepanjang garis pantai Iran, dekat Selat Hormuz. Rudal jelajah anti kapal Iran di situs-situs ini menimbulkan risiko bagi pengiriman internasional di selat," tulis @CENTCOM, Rabu (18/3/2026).

Adsense

Melansir CNN International, seorang pejabat AS mengatakan amunisi tersebut berjenis GBU-72 Advanced 5K Penetrator, sebuah bom yang pertama kali dijatuhkan oleh pesawat AS pada tahun 2021.

Baca juga : Polri Distribusikan 627 Tandon Air untuk Korban Bencana Sumatera

"GBU-72 dikembangkan untuk mengatasi tantangan target yang terkubur dalam dan keras," kata siaran pers Angkatan Udara pada tahun 2021.

Dalam sebuah video yang diunggah di Facebook pada tahun 2023 dari Pangkalan Angkatan Udara Nellis, para penerbang menggambarkan amunisi tersebut sebagai "tidak seperti apa pun yang kita miliki saat ini."

Baca juga : Malut United Taklukkan Persis, Tyronne del Pino Bersinar

“Ini adalah perangkat yang dipandu GPS - bukan laser, jadi hujan, terik matahari, salju —. Ini akan mengenai sasaran,” kata Sersan Staf Angkatan Udara Zachary Schaeffer dalam video tahun 2023.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense