BREAKING NEWS
 

Serangan AS-Israel Masih Berlangsung

Warga Teheran Tetap Nikmati Kopi Di Cafe

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Rabu, 1 April 2026 06:10 WIB
Beberapa warga Teheran, Iran, tampak sedang asyik ngopi di sebuah kafe pada 26 Maret 2026, di tengah operasi militer AS-Israel di Iran. FOTO MORTEZA NIKOUBAZL/NUR VIA REUTERS

RM.id  Rakyat Merdeka - Hingga Selasa (31/3/2026), belum ada tanda-tanda serangan AS-Israel ke Iran bakal berhenti. Meski masyarakat Negeri Mullah masih bisa menjalani aktivitas sehari-hari seperti biasa, tapi tetap saja was-was.

Di Iran, kafe, restoran dan pusat perbelanjaan masih buka dan melayani pelanggan seperti biasa. Tidak ada laporan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) menipis atau pemutusan jaringan listrik.

Di tengah kesibukan harian yang tampak normal ini, seorang warga Teheran bernama Fatemeh mengaku, menjalani hari-harinya dengan ketakutan terhadap serangan udara AS. Jika tidak terdengar serangan di sekitar Teheran selama sehari, dia akan berjalan-jalan dan menikmati kopi di kafe.

Baca juga : Sheila Dara, Bahagia 11 Tahun Hidup Dengan Vidi

“Saat saya mengunjungi kafe, saya takjub dunia ini belum kiamat. Kemudian saya pulang, kembali ke kenyataan hidup di tengah perang, dengan segala kemurungan dan bebannya,” ujar Fatemeh kepada Reuters, Senin (30/3/2026).

Terdapat pos pemeriksaan keamanan di persimpangan jalan yang sebelumnya tenang. Internet telah diblokir atau diperlambat kecuali untuk layanan domestik. Jendela-jendela rumah ditutup menggunakan lakban agar tidak pecah jika terjadi serangan.

Selama sepekan terakhir, warga Teheran telah berusaha sebaik mungkin untuk merayakan hari raya tradisional Persia utama, Nowruz. Sebuah festival yang biasanya membuat orang meninggalkan kota atau merayakannya di rumah bersama keluarga.

Baca juga : Rupiah & IHSG Kembali Rontok

“Tidak ada kelaparan, semuanya tersedia. Kafe buka dan kami masih pergi ke kafe,” aku seorang fotografer di Teheran bernama Shayan (40).

Meski toko dan restoran buka hingga pukul 9 malam, banyak warga tidak keluar rumah setelah siang hari.

Adsense

Seorang pelukis yang berdomisili di Teheran, Elnaz (32), merindukan hidup sederhana. “Kami merindukan pergi keluar malam, atau sekadar bisa pergi ke kota lain,” curhatnya.

Baca juga : Indonesia dan Jepang Saling Memperkuat dan Melengkapi

Kawasan Timur Tengah memanas sejak AS dan Israel melancarkan serangan skala besar terhadap Iran pada 28 Februari 2026. Sedikitnya 1.340 orang tewas akibat rentetan serangan AS-Israel di berbagai wilayah Iran. Termasuk Pemimpin Tertinggi negara tersebut, Ayatollah Ali Khamenei.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense