BREAKING NEWS
 

Dubes Olivier Zehnder Hadirkan Perjalanan Rasa Swiss Di Stasiun Whoosh

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Senin, 27 April 2026 07:33 WIB
Duta Besar Swiss untuk Indonesia Olivier Zehnder di acara Peresmian Travel Switzerland Exhibition: Celebrating 10 Years of the Grand Train Tour of Switzerland, di Stasiun Whoosh Halim, Jakarta, Jumat (24/4/2026). (Foto Kedubes Swiss)

RM.id  Rakyat Merdeka - Suasana berbeda terasa di Stasiun Whoosh Halim, Jakarta pada Jumat (24/4/2026). Kedutaan Besar Swiss di Jakarta menghadirkan lanskap, cerita dan nuansa perjalanan khas Swiss melalui Travel Switzerland Exhibition di stasiun kereta cepat Indonesia itu.

Pameran ini menandai 10 tahun Grand Train Tour of Switzerland. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Swiss. Perpaduan antara mobilitas modern dan pariwisata menjadi benang merah yang mengikat acara tersebut.

Duta Besar (Dubes) Swiss untuk Indonesia Olivier Zehnder mengatakan, kehadiran pameran ini sebagai simbol kedekatan dua negara melalui pengalaman perjalanan. Di Swiss, transportasi publik bukan sekadar alat berpindah tempat, tetapi bagian dari pengalaman wisata itu sendiri.

“Karena itu, menghadirkan pameran ini di Stasiun Whoosh menjadi sangat bermakna. Keduanya sama-sama merepresentasikan kemajuan mobilitas,” kata Dubes Zehnder dalam pidatonya.

Zehnder membagikan pengalamannya menjelajahi lanskap Negeri Alpen menggunakan salah satu jalur kereta paling ikonik di dunia, yaitu Bernina Express.

Baca juga : KKV Resmi Masuk Indonesia, Hadirkan Pengalaman Belanja Yang Lebih Interaktif

Perjalanan tersebut dia lakukan pada musim panas dengan panorama khas Swiss yang memukau. Mulai dari lembah, terowongan, sungai, hingga jembatan yang membentang di atas jurang.

“Ketika keluar dari terowongan,Anda akan langsung disambut pemandangan Danau Geneva (Lac Léman) dan wilayah Lavaux yang terkenal dengan kebun anggurnya yang benar-benar spektakuler,” jelasnya.

Direktur Asia Tenggara Switzerland Tourism Baptiste Pilet menjelaskan, konsep Grand Train Tour of Switzerland menghubungkan berbagai jalur kereta ikonik dalam satu pengalaman utuh.

Adsense

Swiss Travel System dirancang untuk memberikan pengalaman perjalanan yang menyeluruh, fleksibel dan ramah wisatawan.

“Bayangkan Anda duduk di kereta, melihat pemandangan pegunungan, danau, salju, atau padang hijau semua dari kursi Anda. Itulah esensi perjalanan di Swiss,” katanya.

Baca juga : Dubes Prancis Fabien Penone Luncurkan Next Goal, Kembangkan Sepak Bola Putri

Pilet mengatakan, menggunakan Swiss Travel Pass sudah menjadi paket utama yang sangat komprehensif. Karena mencakup seluruh transportasi publik di Swiss, yaitu kereta, bus, kapal, hingga transportasi dalam kota. Pemegang pass juga mendapatkan akses gratis ke 500 museum di seluruh Swiss.

"Misalnya, jika Anda mengunjungi Olympic Museum di Lausanne, Anda tidak perlu membeli tiket masuk lagi,” katanya.

Swiss juga menawarkan kemudahan tambahan bagi perjalanan keluarga. Anak-anak hingga usia 16 tahun dapat bepergian gratis jika didampingi orang tua, tanpa batas jumlah anak. Jadi, semakin banyak anak, semakin menguntungkan menggunakan Swiss Travel Pass.

“Untuk harga, Swiss Travel Pass memiliki tarif tetap sepanjang tahun, tidak tergantung musim,” terangnya.

Direktur Utama Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan, kolaborasi ini sebagai langkah strategis untuk memperkaya pengalaman penumpang. Sebab, Stasiun Whoosh bukan hanya tempat transit, tetapi juga menjadi ruang publik yang bisa memberikan nilai tambah.

Baca juga : Lestari Moerdijat: Kekerasan Penyandang Disabilitas Harus Diatasi Bersama

“Dengan lebih dari 15 juta penumpang sejak Whoosh beroperasi, kami ingin menghadirkan pengalaman yang berbeda. Tidak hanya perjalanan, tetapi juga inspirasi,” ujar Dwiyana.

Menurutnya, kehadiran pameran ini membuka peluang bagi penumpang untuk mengenal destinasi global, sambil menikmati fasilitas transportasi modern di dalam negeri. 

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense