BREAKING NEWS
 

CIPFG Hidup Lagi, Dubes Muhsin Syihab: Perkuat Kemitraan Indonesia–Kanada

Reporter & Editor :
MELLANI EKA MAHAYANA
Rabu, 6 Mei 2026 16:36 WIB
Duta Besar Indonesia untuk Kanada Muhsin Syihab (tengah) dalam Annual General Meeting (AGM) yang digelar di West Block, Parliament Hill, Ottawa, Kanada, Senin (4/5/2026). (Foto KBRI Ottawa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Kanada Muhsin Syihab menyambut positif pengaktifan kembali Canada-Indonesia Parliamentary Friendship Group (CIPFG) melalui Annual General Meeting (AGM) yang digelar di West Block, Parliament Hill, Ottawa, Senin (4/5/2026).

Pertemuan itu dihadiri anggota Parlemen dan Senat Kanada lintas partai yang resmi bergabung dalam CIPFG. Forum tersebut juga menetapkan dua Ketua Bersama, yakni Clement Gignac dan Sameer Zuberi, untuk memimpin grup selama dua tahun ke depan. Selain itu, struktur organisasi dilengkapi dua Wakil Ketua Bersama dan empat anggota eksekutif.

Reaktivasi CIPFG tak lepas dari langkah proaktif Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Ottawa, yang intens membangun komunikasi dengan para anggota parlemen dan senat Kanada.

Baca juga : Dubes Muhsin Syihab Gelar Business Gathering Di Montreal

Kehadiran kembali forum ini diharapkan mempercepat implementasi kerja sama bilateral yang sebelumnya disepakati Presiden RI dan Perdana Menteri Kanada pada September 2025, meliputi bidang ekonomi, pertahanan-politik, hingga hubungan antar masyarakat.

“Grup persahabatan parlemen penting bagi kerja sama kedua negara, dan pembentukan kemitraan yang bukan hanya kuat, tetapi juga berorientasi masa depan,” tegas Dubes Muhsin.

Adsense

Dari pihak Kanada, para Ketua Bersama menilai Indonesia sebagai pemain kunci di kawasan Indo-Pasifik. Mereka menegaskan komitmen parlemen Kanada untuk memperkuat hubungan bilateral, termasuk melalui peran aktif CIPFG.

Baca juga : Gabung PKHI, Eks Mensos Risma Soroti Darurat Kesehatan Mental di Indonesia

Isu strategis lain yang mencuat adalah proses ratifikasi Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA). Parlemen Kanada menyebut proses di negaranya sudah memasuki tahap akhir dan ditargetkan rampung Mei 2026. Mereka pun berharap Indonesia segera menuntaskan proses serupa.

Aktifnya kembali CIPFG menjadi momentum penting. Forum yang pertama kali dibentuk pada 2009 ini sempat vakum sejak 2022, bahkan sempat tak lagi tercantum di situs resmi Parlemen Kanada.

Reaktivasi ini juga dinilai strategis menjelang peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Kanada pada 2027. Ke depan, KBRI Ottawa akan terus bersinergi dengan CIPFG untuk mendorong dialog kebijakan, pertukaran kunjungan parlemen, serta penguatan kerja sama lintas sektor.

Baca juga : HIPMI Dorong Hilirisasi Sawit Perkuat Pangan Nasional

Suasana makin cair usai diskusi. Para anggota CIPFG menikmati sajian kuliner khas Indonesia seperti soto mi, mi goreng, gado-gado, tahu isi, hingga lapis legit. Sejumlah anggota bahkan mengaku baru pertama kali mencicipi hidangan Nusantara dan memuji kelezatannya.

Sebagai informasi, CIPFG merupakan forum lintas partai di Parlemen Kanada yang bertujuan mempererat hubungan dengan Indonesia melalui diplomasi parlemen. Di Indonesia, DPR RI memiliki mekanisme serupa melalui Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) Indonesia–Kanada yang terus berjalan hingga kini.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense