Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
IPMG Umumkan Pengurus 2026-2028, Perkuat Komitmen Obat Inovatif
Selasa, 7 April 2026 15:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG) mengumumkan susunan Dewan Pengurus baru untuk periode 2026-2028.
Asosiasi yang mewadahi 25 perusahaan farmasi multinasional berbasis riset di Indonesia ini kembali mempercayakan kepemimpinan kepada Evie Yulin sebagai Ketua dan George Stylianou sebagai Wakil Ketua.
Kepercayaan tersebut mencerminkan keyakinan anggota bahwa kepemimpinan keduanya mampu memberikan dampak signifikan bagi pasien, sistem kesehatan, serta industri farmasi nasional dalam mendorong visi dan misi IPMG.
Ketua IPMG Evie Yulin menyatakan komitmennya untuk melanjutkan upaya advokasi dalam meningkatkan ketersediaan dan akses terhadap obat-obatan inovatif di Indonesia.
“Saat ini, hanya sekitar 9 persen obat inovatif yang tersedia di Indonesia dan sekitar 2 persen yang dapat diakses melalui pembiayaan publik. Menjembatani kesenjangan ini menjadi prioritas utama kami,” ujar Evie, dalam keterangannya, Selasa (7/4/2026).
Baca juga : DPP Sahkan Kepengurusan Baru, PPP Jatim Tancap Gas Perkuat Kaderisasi
Dia menegaskan, melalui kolaborasi yang kuat, IPMG berkomitmen memastikan lebih banyak pasien memperoleh manfaat dari obat inovatif, sekaligus mendukung penguatan sistem kesehatan dan pencapaian visi Indonesia Emas 2045.
Dirincikannya, Dewan Pengurus yang baru terdiri dari para pemimpin dengan beragam latar belakang keahlian, mulai dari penilaian teknologi kesehatan, mekanisme harga dan pengadaan, regulasi, etika, medis dan keselamatan pasien, hingga investasi kesehatan.
“Komposisi ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem kesehatan nasional secara terintegrasi,” pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif IPMG, Ani Rahardjo, menambahkan bahwa pihaknya akan terus mendorong peningkatan akses obat inovatif di tengah berbagai tantangan yang masih dihadapi.
“Meski ada kemajuan, akses terhadap obat inovatif masih terbatas. Karena itu, kolaborasi berkelanjutan menjadi kunci,” jelas Ani.
Baca juga : Tugure Renovasi Atap Panti Asuhan Di Serang, Perkuat Komitmen CSR
IPMG, lanjutnya, akan terus mendorong terciptanya kebijakan yang transparan dan dapat diprediksi, penguatan implementasi Penilaian Teknologi Kesehatan (PTK), termasuk melalui mekanisme stakeholder-led submissions (SLS), serta pengembangan sistem harga dan pengadaan yang berkelanjutan.
Selain itu, IPMG juga mendorong penyelarasan yang lebih kuat antara proses registrasi, pembiayaan, dan akses pasien. “IPMG akan terus berperan konstruktif dalam mendukung dialog kebijakan dan implementasi yang sejalan dengan prioritas kesehatan nasional,” tambah Ani.
Ani menegaskan komitmen IPMG dalam menjunjung tinggi standar etika sebagai fondasi utama kepercayaan publik dan keberlanjutan sistem kesehatan. Upaya pencegahan korupsi serta interaksi yang bertanggung jawab di seluruh ekosistem kesehatan menjadi perhatian utama.
Dalam menjalankan praktiknya, IPMG mengacu pada Code of Practice dari International Federation of Pharmaceutical Manufacturers and Associations (IFPMA), yang mengatur interaksi dengan tenaga kesehatan, institusi medis, dan organisasi pasien secara global.
Ke depan, IPMG berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan guna memperkuat sistem kesehatan, meningkatkan luaran pasien, serta mendorong daya saing nasional.
Baca juga : Rakernas Gekrafs 2026 Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif
“IPMG meyakini bahwa sektor kesehatan bukan sekadar beban biaya, melainkan investasi strategis untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat, produktif, dan kompetitif di tingkat global,” tutupnya.
Sebagai informasi, IPMG merupakan asosiasi yang beranggotakan 25 perusahaan farmasi multinasional berbasis riset di Indonesia, antara lain Abbott, AstraZeneca, Bayer, Pfizer, Novartis, hingga Roche.
Anggota IPMG berperan sebagai inovator dalam pengembangan obat baru serta berkomitmen meningkatkan akses pasien terhadap obat berkualitas dengan menjunjung tinggi standar etika.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya